Breaking News:

Tribun Makassar

30 Petugas Kebersihan Dipecat di Kecamatan Tamanlanrea, Politisi PAN Hamzah Hamid Sebut Efek Pilwali

Anggota komisi A DPRD Kota Makassar, Hamzah Hamid menyesalkan pemecatan 30 petugas kebersihan Kecamatan Tamalanrea.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/ARI MARYADI
Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Makassar, Hamzah Hamid 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Anggota komisi A DPRD Kota Makassar, Hamzah Hamid menyesalkan pemecatan 30 petugas kebersihan Kecamatan Tamalanrea.

Hal itu ia sampaikan seusai menerima aduan dari 30 petugas kebersihan di Kantor DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani, Rabu (6/10/2021).

Hamzah mensinyalir, pemberhentian 30 petugas kebersihan itu karena perbedaan pilihan pada Pilwali Makassar 2020.

Hamzah menegaskan, Piwali Makassar sudah selesai. 

Kini seharunya setiap elemen masyarakat saling merangkul. 

Bukan justru saling menjatuhkan apalagi memecat orang kecil dari pekerjaannya. 

"Pilkada sudah selesai. Menurut informasi dari mereka, seperti itu (indikasi perbedaan pilihan politik Pilwali Makassar 2020)," kata Hamzah Hamid kepada wartawan di DPRD Kota Makassar, Rabu (6/10/2021).

Hamzah mengaku menerima informasi bahwa 30 petugas kebersihan itu diganti dengan 30 orang baru bagian tim dari Camat Tamalanrea.

Hamzah mengaku menerima informasi bahwa 30 petugas kebersihan itu beda dukungan dengan tim dari pak camat.

"Saya sudah komunikasi pada pak camat, ini laporan tim, ada laporannya tim, (30 petugas kebersihan) tidak mendukung, tim mau masukkan orang-orangnya," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved