Breaking News:

Sidang Nurdin Abdullah

Sidang Nurdin Abdullah, Anak Buah H Momo Dicecar Soal Pemberian Uang ke Sari Pudjiastuti

Anak Buah H Momo dicecar terkait pemberian uang kepada pejabat Pemprov Sulsel Sari Pudjiastuti yang kala itu menjabat Kabiro Pengadaan Baang dan Jasa

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD FADHLY ALI
Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) menghadirkan delapan saksi pada sidang lanjutan terdakwa Nurdin Abdullah (NA) dan Edy Rahmat (ER) di PN Makassar Jl Kartini, Rabu (2292021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - AM Parakkasi Abidin anak buah Nuwardi Bin Pakki alias H Momo menjadi salah satu saksi di sidang kasus yang melibatkan Gubernur Sulsel (diberhentikan sementara) Nurdin Abdullah dan Edy Rahmat.

AM Parakkasi adalah salah seorang dari tujuh saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK pada sidang lanjutan tindak pidana korupsi (tipikor) terkait perizinan dan infrastruktur Sulawesi Selatan.

Sidang itu digelar di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Jl Kartini, Rabu (22/9/2021).

Dalam persidangan, ia dicecar beberapa pertanyaan dari JPU KPK.

Utamanya terkait pemberian uang kepada pejabat Pemprov Sulsel Sari Pudjiastuti yang kala itu menjabat Kabiro Pengadaan Baang dan Jasa, serta ajudan Gubernur Sulsel (diberhentikan sementara) Nurdin Abdullah, Syamsul Bahri.

JPU KPK M Asri Irwan menanyakan terkait pemberian uang Rp1 miliar terlebih dahulu.

Parakkasi menceritakan awal mulanya.

"Saya dan H Momo bertemu di Hotel Claro (Jl AP Pettarani Makassar). Saya disuruh siapkan Rp1 M dan serahkan ke Bu Sari. H Momo inap, saya inap di homestay Syahira," katanya.

"Besok H Momo balik ke Kalimantan, saya sudah siapkan uang Rp1 M dari kas perusahaan, diambil dalam bentuk rupiah. paking dalam 1 dos air meneral pecahan Rp100 ribu," tambah Parakasi.

Ia pun menyiapkan uang yang disuruh siapkan H Momo.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved