Update Corona Maros
16 Pasien Covid-19 Sembuh di Maros, Kabar Buruknya Bertambah Dua Orang Positif
Hal ini disampaikan oleh Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr. Muhammad Yunus, Jumat (10/09/21).
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Pasien sembuh dari Covid-19 bertambah 16 orang di Kabupaten Maros.
Hal ini disampaikan oleh Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr. Muhammad Yunus, Jumat (10/09/21).
"Jadi tadi malam 16 orang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan isolasi mandiri. Kini Maros sudah zona kuning," katanya saat dihubungi Selasa sore.
Kabar buruknya, terdapat dua orang yang terkonfirmasi Covid-19.
Total 73 kasus aktif yang ada di Maros saat ini di sembilan kecamatan.
"Tanralili, Cenrana dan Lau menjadi kecamatan dengan jumlah kasus paling sedikit, yakni masing-masing satu orang," katanya.
Sementara kasus tertinggi berada di Kecamatan Mandai.
"Paling tinggi berada di Kecamatan Mandai dengan 37 kasus," tambahnya.
Saat ini 10 orang dari total pasien Covid-19 telah melakukan perawatan di rumah sakit.
"Tiga orang dirawat di RS dr La Palaloi, tujuh orang lainnya di rawat di RS di Makassar," sebutnya.
Sementara 63 orang lainnya menjalani isolasi mandiri di kediaman masing-masing.
Diduga pasien tertular akibat adanya kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.
"Kasus yang ditemukan sebagian besar hasil tracing dan testing kontak terhadap konfirmasi aktif sebelumnya. Paling banyak klaster keluarga," tuturnya.
Namun ada pula klaster baru yang ditemukan seiring bertambahnya kasus.
"Sebelumnya ditemukan klaster perjalanan, Nakes dan Perkantoran. Namun sekarang klaster terbanyak yakni keluarga," tuturnya.