Kesehatan
Sering Makan Mi Instan Bersama Nasi? Ini Bahayanya Menurut Ahli Penyakit Dalam
Namun, tahukah Anda jika keseringan mengonsumsi makanan kaya karbohidrat ini berbahaya bagi kesehatan?
AKG dari Kemenkes itu menyebut rata-rata kebutuhan setiap warga Indonesia ada di angka 2.100 kilo kalori per hari.
Akan tetapi, kebutuhan kalori ini dapat bervariasi pada orang berbeda sesuai faktor usia, jenis kelamin, tinggi badan, berat badan, hingga tingkat aktivitas fisik.
Itu artinya, masyarakat perlu menjaga asupan kalori dan rajin melakukan olahraga. Meski begitu, ada catatan tersendiri terkait mi instan.
Para pakar kesehatan tidak menganjurkan makan mi instan setiap hari karena kandungan garam atau sodium yang sangat tinggi.
Kandungan garam pada mi instan ini dapat meningkatkan risiko darah tinggi (hipertensi), kanker perut, penyakit jantung, dan stroke.
Apalagi, mi instan juga tak memiliki banyak kandungan gizi, seperti protein, kalsium, serat, magneisum, vitamin A, vitamin C, vitamin B12, dan kalium.
Sebab itu, sebaiknya mengurangi konsumsi mi instan dan menggantinya dengan makanan bergizi lainnya untuk menghindari bahaya pada kesehatan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ilustrasi-mi-instan_20181019_152355.jpg)