Update Corona Luwu Timur
Pasien Covid-19 di Luwu Timur Bertambah 65 Orang, Sembuh 31
Tingginya lonjakan kasus positif di Luwu Timur memaksa dilaksanakannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pasien Covid-19 di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) bertambah. .
"Kasus baru positif ada penambahan 65 orang," kata Jubir Satgas Covid-19 Luwu Timur, Masdin, Sabtu (21/8/2021) malam.
Kasus positif baru tersebar di Kecamatan Wotu 8 orang, Tomoni Timur 1, Kalaena 2, Angkona 4 orang.
Kemudian Kecamatan Malili 5 orang, Wasuponda 13 orang, Nuha 22 orang dan Kecamatan Towuti 10 orang.
"Jumlah kasus positif di Luwu Timur hingga hari ini sebanyak 6.058 orang," katanya.
Sementara untuk pasien yang dinyatakan sembuh juga mengalami penambahan sebanyak 31 orang.
Pasien yang sembuh ini berasal dari Kecamatan Wotu 16 orang, Tomoni 8 orang dan Kecamatab Malili 7 orang.
"Adapun total pasien Covid-19 yang sembuh sudah 5.467 orang," ujar Masdin.
Khusus untuk pasien Covid-19 yang meninggal tidak ada penambahan hari ini.
Sedangkan jumlah pasien Covid-19 yang meninggal di Luwu Timur tembus 132 orang.
Tingginya lonjakan kasus positif di Luwu Timur memaksa dilaksanakannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.
Menyusul keluarnya surat instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI nomor 30 tahun 2021 tertanggal tanggal 9 Agustus 2021.
Surat tentang PPKM level 4 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Papua.
PPKM level 4 ini mulai berlaku di Luwu Timur pada tanggal 10 Agustus 2021 sampai dengan 23 Agustus 2021 atau 14 hari.
Bupati Luwu Timur, Budiman menekankan aparat pemerintah agar melakukan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat perihal penerapan PPKM Level 4.
"Saya minta camat bersama unsur Tripika kecamatan sosialisasikan secara humanis surat edaran PPKM Level 4,"
"Ingatkan masyarakat untuk menunda kegiatan pesta dan kegiatan yang menimbulkan kerumunan," kata Budiman.
Masyarakat diingatkan agar tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan saat beraktifitas diluar rumah.
Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, masyarakat diingatkan agar menerapkan 5M dimanapun berada.
5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilisasi.
Update Corona Sulsel
Informasi terbaru terkait data update Covid-19 di Sulawesi Selatan dilansir data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di akun sosial media Twitter @BNPB_Indonesia, Jumat (19/8/2021).
Terlihat, provinsi dengan angka penambahan pasien terkonfirmasi terbanyak yakni, Jawa Barat 2.742 pasien.
Diikuti Jawa Timur 2.508 pasien, Sumatra Utara 1.481 pasien, Jawa Tengah 1.432 pasien, Bali 1.039 pasien, Jakarta 969 pasien, Kalimantan Timur 921 pasien dan DI Yogyakarta 820 pasien.
Sementara Sulawesi Selatan diangka 685 pasien. Angka itu turun dari sehari sebelumnya diangka 892 pasien.
Dengan penambahan 685 pasien di Sulsel membuat angka kumulatif penambahan pasien terkonfirmasi tembus 100.476 orang.
Sementara untuk pasien sembuh naik 1.054 pasien. Angka tersebut naik dibandingkan sehari sebelumnya diangka 241 pasien.
Dengan penambahan 1.054 pasien sembuh di Sulsel membuat angka kumulatif penambahan pasien sembuh tembus 87.403 pasien.
Untuk pasien positif yang meninggal tambah 21 pasien, di angka 1.828 pasien.
Artinya, pasien aktif Covid-19 di Sulsel di angka 11.245 pasien.
Angka itu didapatkan dari angka komulatif pasien terkonfirmasi dikurangi angka kou pasien sembuh, dikurangi lagi angka kumulatif pasien positif meninggal.
Sebanyak 11.245 pasien aktif tersebar di rumah Orang Tanpa Gejala (OTG) atau kontak erat yang isolasi mandiri.
Lalu beberapa dirawat di rumah sakit rujukan dan non rujukan di Sulsel.
Artinya rerata penambahan pasien Covid-19 di angka 838 pasien per hari.
Sementara angka pasien terkonfirmasi selama Agustus 2021 di angka 16.763 pasien.
Dimana penambahan pasien tertinggi terjadi pada 4 Agustus 2021 dengan 1.243 pasien.
Sementara penambahan terendah terjadi pada Senin (16/8/2021) dengan 336 pasien.(*)