Update Corona Luwu Timur
Positif Covid-19 di Luwu Timur Bertambah 50 Kasus, Sembuh 47, Meninggal 1 Orang
Jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) bertambah, Kamis (19/8/2021).
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) bertambah, Kamis (19/8/2021).
"Kasus baru ada penambahan 50 orang," kata Jubir Satgas Covid-19 Luwu Timur, Masdin, Kamis malam.
Kasus positif baru tersebar di Kecamatan Burau 1 orang, Wotu 1, Tomoni 2, Mangkutana 1, Kalaena 2, Malili 7, Wasuponda 6, Nuha 19 dan Towuti 11 orang.
Saat ini, jumlah kasus positif di Luwu Timur tembus 5.958 orang.
Sementara untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh juga bertambah 47 orang.
Pasien sembuh dari Kecamatan Burau 3 orang, Kalaena 4, Angkona 3, Malili 10, Nuha 19 dan Kecamatan Towuti 8 orang.
"Sejauh ini, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh 5.334 orang," ujar Masdin.
Masdin menambahkan, untuk pasien Covid-19 yang meninggal dunia kembali bertambah satu orang.
"Kasus meninggal terkonfirmasi Covid-19 bertambah satu orang dari Kecamatan Tomoni Timur," katanya.
Dengan demikian, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia sudah 131 orang.
Tingginya lonjakan kasus positif di Luwu Timur memaksa dilaksanakannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.
Menyusul keluarnya surat instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI nomor 30 tahun 2021 tertanggal tanggal 9 Agustus 2021.
Surat tentang PPKM level 4 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Papua.
PPKM level 4 ini mulai berlaku di Luwu Timur pada tanggal 10 Agustus 2021 sampai dengan 23 Agustus 2021 atau 14 hari.
Bupati Luwu Timur, Budiman menekankan aparat pemerintah agar melakukan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat perihal penerapan PPKM Level 4.
"Saya minta camat bersama unsur Tripika kecamatan sosialisasikan secara humanis surat edaran PPKM Level 4,"
"Ingatkan masyarakat untuk menunda kegiatan pesta dan kegiatan yang menimbulkan kerumunan," katanya.
Masyarakat diingatkan agar tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah.
Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, masyarakat diingatkan agar menerapkan 5M dimanapun berada.
5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilisasi.
Bertambah 892 Pasien di Sulsel
Informasi terbaru terkait data update Covid-19 di Sulawesi Selatan dilansir data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di akun sosial media Twitter @BNPB_Indonesia, Kamis (19/8/2021).
Terlihat, provinsi dengan angka penambahan pasien terkonfirmasi terbanyak yakni, Jawa Barat 3.266 pasien.
Diikuti Jawa Timur 3.019 pasien, Jawa Tengah 1.428 pasien, DI Yogyakarta 1.175 pasien, Sumatra Utara 1.129 pasien, Kalimantan Timur 1.100 pasien dan Bali 1.032 pasien
Sementara Sulawesi Selatan di angka 892 pasien. Angka itu naik dari sehari sebelumnya di angka 493 pasien.
Angka tersebut lebih tinggi dari total pasien positif baru di Jakarta di angka 731 pasien.
Dengan penambahan 892 pasien di Sulsel membuat angka kumulatif penambahan pasien terkonfirmasi tembus 99.791 orang.
Sementara untuk pasien sembuh naik 241 pasien. Angka tersebut turun dibandingkan sehari sebelumnya di angka 523 pasien.
Dengan penambahan 241 pasien sembuh di Sulsel membuat angka kumulatif penambahan pasien sembuh tembus 86.349 pasien.
Untuk pasien positif yang meninggal tambah 26 pasien, di angka 1.807 pasien.
Artinya, pasien aktif Covid-19 di Sulsel di angka 11.635 pasien.
Angka itu didapatkan dari angka kumulatif pasien terkonfirmasi dikurangi angka kumulatif pasien sembuh, dikurangi lagi angka kumulatif pasien positif meninggal.
Sebanyak 11.635 pasien aktif tersebar di rumah Orang Tanpa Gejala (OTG) atau kontak erat yang isolasi mandiri.
Lalu beberapa dirawat di rumah sakit rujukan dan non rujukan di Sulsel.
Artinya rerata penambahan pasien Covid-19 di angka 846 pasien per hari.
Sementara angka pasien terkonfirmasi selama Agustus 2021 di angka 16.078 pasien.
Dimana penambahan pasien tertinggi terjadi pada 4 Agustus 2021 dengan 1.243 pasien.
Sementara penambahan terendah terjadi pada Senin (16/8/2021) dengan 336 pasien.(*)