Update Corona Luwu Timur
Update Corona Luwu Timur 1 Agustus, Sembuh 94, Kasus Baru 29 dan 1 Meninggal
Pasien Covid-19 sembuh di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) bertambah, Minggu (1/8/2021).
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sudirman
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pasien Covid-19 sembuh di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) bertambah, Minggu (1/8/2021).
Jubir Satgas Covid-19 Luwu Timur, Masdin melaporkan, khusus pasien sembuh bertambah sebanyak 94 orang.
"Khusus pasien sembuh, Alhamdulillah ini merupakan rekor penambahan yang sangat signifikan di awal bulan ini," kata Masdin, Minggu malam.
Pasien sembuh tercatat dari Kecamatan Nuha 36 orang, Towuti 26, Wasuponda 14, Mangkutana 6, Tomoni 4 orang.
Kemudian Kecamatan Malili 3 orang, Kecamatan Burau 2 dan Wotu 2 dan Kecamatan Angkona 1 orang.
"Sehingga jumlah pasien sembuh totalnya kini sudah 4.522 orang," ujar Masdin.
Jumlah kasus warga Luwu Timur positif terjangkit Covid-19 (konfirmasi) juga mengalami penambahan.
"Kasus baru juga bertambah 29 orang," imbuh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Luwu Timur.
Kasus baru tercatat dari Kecamatan Towuti 5 orang, Wotu 5, Angkona 5, Nuha 4, Wasuponda 2, Tomoni 2 orang.
Selanjutnya dari Tomoni Timur 2 dan 4 kasus lainnya dari Kecamatan Burau, Mangkutana, Kalaena dan Malili.
Sehingga total kasus konfirmasi atau positif Covid-19 dilaporkan mencapai 5.026 kasus.
Dilaporkan juga, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia juga bertambah.
"Tambahan satu pasien meninggal dari Kecamatan Malili," katanya.
Per hari ini, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal di Luwu Timur sudah 88 orang.
Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, masyarakat diingatkan agar menerapkan 5M dimanapun berada.
5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilisasi.
Stok Obat Terapi Covid-19 Kosong
Stok obat terapi Covid-19 di Kecamatan Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) kosong di apotek.
Adapun jenis obat terapi untuk Covid-19 yaitu Azithromycin, Favipiravir, Ivermectin.
Kemudian Oseltamivir, Remdesivir, Tocilizumab dan Immunoglobulin.
Salah satu apotek besar di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili yaitu Apotek Puncak Indah tak menjual obat terapi Covid-19.
"Kosong stoknya, nda ada," kata petugas Apotek, Iska ditemui TribunLutim.com, Jumat (30/7/2021) siang.
Azithromycin kata Iska pernah tersedia di apotek, tapi sekarang sudah kosong stoknya.
"Harga Azithromycin Rp 56 ribu satu bungkus," ujar Iska.
Iska mengatakan Azithromycin hanya tersedia saat awal pandemi melanda Luwu Timur.
"Jadi cuma awal-awal ada, tapi sudah habis dibeli," imbuh Iska.
Selain dari Azithromycin, stok jenis obat terapi lain memang belum pernah dijual di apotek ini.
Sebagai informasi, jumlah warga positif Covid-19 di Luwu Timur terus bertambah.
Dua hari terakhir yaitu Rabu 28 Juli 2021 dan Kamis 29 Juli 2021, warga yang positif Covid-19 sebanyak 156 orang.
Kasus baru ini pun tercatat banyak disumbang dari Kecamatan Nuha.
Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, masyarakat diingatkan agar menerapkan 5M dimanapun berada.
5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilisasi.