Penumpukan Lemak
Mau Kurus? Ini 7 Jenis Makanan yang Bisa Menyebabkan Penumpukan Lemak di Perut, Sebaiknya Dihindari!
Kelebihan berat badan menjadi hal yang banyak 'ditakuti' kaum perempuan. Terlebih bagi perempuan yang sangat mempedulikan penampilan fisiknya.
Tiga jenis lemak yang tidak sehat dan dapat berkontribusi pada kelebihan lemak perut adalah lemak trans, lemak jenuh, serta lemak omega-6.
Di luar dari masalah perut, lemak-lemak ini juga dapat menjadi masalah bagi kesehatan secara keseluruhan, terutama lemak trans.
Para ahli di Mayo Clinic pun menjelaskan, lemak trans — yang biasa ditemukan pada makanan yang dipanggang dan digoreng — dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Sementara itu, Dr Romm menambahkan, lemak berkualitas baik seperti minyak zaitun dan alpukat merupakan pilihan yang sangat ideal.
Lemak ini tidak hanya bermanfaat untuk fungsi sel yang sehat tetapi juga berperan dalam mencegah kita mengonsumsi makanan yang berlebihan.
3. Daging olahan
Meski enak, daging olahan sangat tinggi kalori dan lemak jenuh. Ini tidak hanya buruk untuk perut, tetapi juga dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke.
"Daging olahan sangat sulit dicerna oleh banyak orang dan bisa tinggal lebih lama di usus karena sulit dipecah," kata ahli gizi yang berbasis di Florida, Julie Rothenberg, RD.
Selain itu, daging olahan tidak mengandung serat apa pun yang dapat menyebabkan penumpukan lemak di perut, dan menimbulkan masalah pada pencernaan.
4. Makanan yang digoreng
Makanan yang digoreng cenderung membanjiri perut dengan lemak tidak sehat dan mengakibatkan refluks asam lambung.
Rothenberg mengungkapkan, makanan yang digoreng dapat bertahan lebih lama di perut, mirip dengan makanan olahan.
Sementara, tubuh membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencerna makanan yang digoreng karena kandungan lemaknya tinggi.
Kondisi ini menyebabkannya sebagai pemicu perut buncit.
5. Susu dan makanan olahan susu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/wanita-dan-penumpukan-lemak-di-perut.jpg)