Breaking News:

Iduladha 1442 H

6 Ribu Sapi di Sulsel Disebut Tak Layak Kurban

Jelang Iduladha 1442 H, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel melakukan pemeriksaan sekitar 65 ribu ekor sapi kurban.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD ABDIWAN
Sejumlah pedagang sapi mulai menjajakan sapi kurbannya di sepanjang jalan Hertasning Makassar hingga Jalan Tun Abd Razak, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (272021). 

Terkait kabar tersebut Plt Kepala Dinas Peternakan dan KH Sulsel, Taufiq tidak mengetahuinya.

"Belum ada laporan hal itu dari Pak Syamsu Bahri selaku Kabid Keswan dan Kesmavet," kata Taufiq via pesan WhatsApp, Senin (19/7/2021).

Seperti diketahui, tahun lalu stok khusus sapi sekitar 70 ribu ekor dan kambing 10 ribu ekor.

Abd Azis mantan Kepala Dinas Peternakan dan KH Sulsel mengatakan, pada 2019 lalu sapi kurban yang terpotong ada 42.675 sapi kurban.

Dengan tersedianya 70 ribu sapi, membuat ketersediaan sapi kurban tiap kabupaten/kota aman.

Sedangkan untuk kambing, tahun 2019 sekitar seribu ekor yang disembeli. Tahun 2020 stoknya 10 ribu ekor.

Dari 23 kabupaten/kota di Sulsel minus Makassar, stok hewan kurban terbanyak di Bone, Sidrap, Pinrang, Sinjai dan Bulukumba.

Bahkan Sulsel masih bisa menyuplai sapi ke luar provinsi.

Menurutnya, rerata per tahun, sekitar 26 ribu ekor sapi disuplai dari Sulsel ke beberapa provinsi di Indonesia. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved