Update Corona Maros
Kembali Bertambah, Total Pasien Positif Covid-19 di Maros 150 Orang
dr Muhammad Yunus menuturkan saat ini ada penambahan kasus positif sebanyak 17 orang.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Kasus Covid-19 di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan kembali mengalami peningkatan.
Saat ini Maros telah masuk ke dalam zona orange penyebaran Covid-19.
Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr Muhammad Yunus menuturkan saat ini ada penambahan kasus positif sebanyak 17 orang.
"Ada penambahan 17 kasus, ada yang sembuh lima orang dan meninggal dunia satu orang," katanya saat dihubungi tribun-timur.com, Kamis (15/07/2021) siang.
Total kasus saat ini berjumlah 150 orang dan tersebar di 13 kecamatan.
"9 orang dari Mallawa, 7 orang dari Tompobulu, 6 orang dari Lau, 4 orang dari Maros Baru, 2 orang dari Cenrana dan 1 orang dari Mallawa," terangnya.
Kemudian 10 orang dari Marusu, 11 dari Tanralili, 15 orang dari Bantimurung, dan 17 dari Simbang.
Untuk kecamatan dengan kasus tertinggi yakni Turikale dengan 20 kasus, Moncongloe dan Mandai masing-masing 24 kasus.
dr Yunus mengungkapkan diduga pasien tertular akibat adanya kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.
"Kasus yang ditemukan sebagian besar hasil tracing dan testing kontak terhadap konfirmasi aktif sebelumnya. Paling banyak klaster keluarga," tuturnya.
Namun ada pula klaster baru yang ditemukan seiring bertambahnya kasus.
"Ada klaster baru yang ditemukan klaster perjalanan. Sisanya itu ditemukan saat pemerikasaan acak dan belum menjadi suatu klaster," tuturnya.
Dari 150 orang yang terjangkit Covid-19, 20 di antaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit.
"16 orang sedang di rawat di RS dr La Palalloi, dua lainnya dirawat di RS Labuang Baji, dan satu orang di RS Dodi Sartdjo, satu orang dirawat di RS Grestelina," ucapnya.
Ia mengatakan untuk menekan kenaikan kasus Covid-19 di Maros, disiplin protokol kesehatan terus ditegakkan.