Tribun Makassar
Kimia Farma Tunda Vaksin Covid-19 Berbayar, Projo Sulsel Beri Jempol
Ia berharap penjualan vaksin dapat dilakukan setelah herd imunity terbentuk dengan angka vaksinasi 70 sampai 75 persen.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Kimia Farma menunda pelaksanaan vaksin covid-19 berbayar.
Penundaan ini mendapat apresiasi dan dukungan dari Ormas Projo Sulsel.
"Tentu penundaan ini sejalan dengan keinginan Presiden bahwa vaksin gratis buat rakyat," kata Herwin Nini Ala, ketua Projo Sulsel via rilis yang diterima tribun-timur.com, Selasa (13/7/2021).
"Dan untuk penundaan itu kami beri acungan jempol buat jajaran BUMN Kimia Farma," katanya.
Menurut Herwin, sosialisasi protokol kesehatan dan vaksinasi halal dan aman ini telah dilakukan hingga sekarang, melalui pemasangan iklan bilboard dibeberapa titik.
"Selain itu sosialisasi ditengah tengah masyarakat, kami lakukan disertai pembagian masker dan hand sanitizer ke warga. Sasarannya warkop dan pasar tradisional," ungkapnya.
Ia berharap penjualan vaksin dapat dilakukan setelah herd imunity terbentuk dengan angka vaksinasi 70 sampai 75 persen populasi.
"Projo akan terus membantu mensosialisasikan, mengajak masyarakat agar proses vaksinasi bisa optimal, " pungkasnya.(*)