Breaking News:

Update Corona Wajo

Melonjak Lagi, 13 Orang Terpapar Covid-19 di Kabupaten Wajo

Melonjak Lagi, 13 Orang Terpapar Covid-19 di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo, Safaruddin. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Kasus penyebaran virus corona atau Covid-19 melonjak drastis di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Teranyar, ada 13 orang di beberapa kecamatan yang terpapar virus corona.

"Hari ini ada 13 orang, ada hasil tracking. Ada yang berobat di rumah sakit dan menjalani perawatan dan ada juga yang isolasi mandiri," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo, Safaruddin, Kamis (8/7/2021) sore.

Tambahan 13 orang itu berasal dari Kecamatan Tempe 10 orang, Kecamatan Tanasitolo 2 orang, dan Kecamatan Sajoanging 1 orang.

Sejauh ini, kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Wajo mencapai 40 kasus.

Ada 17 orang yang dirawat, dengan rincian 1 orang di RSUD Siwa dan 16 orang di RSUD Lamaddukelleng Sengkang. Serta, masih ada 23 orang yang menjalani isolasi mandiri.

Tercatat, sejak kasus pertama Covid-19 muncul di Kabupaten Wajo pada April 2020 lalu, sudah ada 842 orang yang terpapar.

Ada 781 orang dinyatakan sembuh dan 21 orang telah meninggal dunia.

Lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Wajo cukup drastis tiga pekan terakhir.

Olehnya, Safaruddin meminta masyarakat tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Pandemi belum berakhir. Jangan lengah dan tetap patuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M, apalagi dua minggu terakhir ini kasus Covid di Kabupaten Wajo meningkat setelah sebelumnya kita nol kasus," katanya.

Menerapkan 5M yakni, memakai masker, rutin mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Terlebih lagi, sambung alumni IPDN itu menyebutkan, varian baru Covid-19 telah berkembang di sejumlah negara, termasuk Indonesia itu sendiri.

"Jangan lengah, karena kita tidak tahu kapan gelombang pandemi berikutnya akan datang. Kita tidak ingin seperti India, dan tentunya kita tetap mewaspadai varian baru Covid-19," katanya.

Untuk mengantisipasi lonjakan pasien, RSUD Lamaddukelleng Sengkang menyediakan 20 tempat tidur dan RSUD Siwa 8 tempat tidur untuk pasien Covid-19.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved