Breaking News:

Tribun Luwu

Masih Ada 26 Ribu Warga Luwu Belum Kantongi e-KTP

Sebanyak 26 ribu warga Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, belum melakukan perekaman e-KTP.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Sudirman
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Ratusan warga mulai memadati pelayanan jemput bola Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Makassar untuk melakukan perekaman dan pembuatan akta kelahiran di Mall Nipah, Jl Urip Sumoharjo, kota Makassar, Kamis (27/12/2018). Pelayanan ini merupakan gerakan nasional jemput bola perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) serentak di Dinas Dukcapil se-Indonesia, mengingat batas waktu akhir hingga 31 Desember 2018. tribun timur/muhammad abdiwan 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Sebanyak 26 ribu warga Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, belum melakukan perekaman e-KTP.

Hal itu berdasarkan database kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

Kepala Dukcapil Luwu, Andi Darmawangsa mengatakan, data warga belum melakukan perekaman e-KTP merupakan persoalan lama.

Sejak tahun 2011 saat keluarnya peraturan tentang e-KTP.

"Hingga tahun 2021 ini, masih ada 26 ribu data di database belum melakukan perekaman e-KTP," kata Darmawangsa di Belopa, Kamis (1/7/2021) siang.

Dukcapil, sebut Darmawngsa, telah menempuh sejumlah langkah dalam mendorong masyarakatnya agar melakukan perekaman e-KTP.

Seperti memberlakukan perekaman e-KTP keliling disejumlah wilayah.

Tidak sampai disitu, Dukcapil juga melakukan kunjungan dan mobilisasi secara langsung ke beberapa kecamatan dan desa guna melakukan perekaman.

"Proses ini sekaligus melakukan konfirmasi ke kepala desa tentang keberadaan penduduk yang belum melakukan perekaman e-KTP," katanya.

Ketidakjelasan data tidak sepenuhnya bisa diatasi oleh pemerintah desa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved