Breaking News:

Longsor di Gantarang Sinjai

Selain Longsor, Sinjai Juga Daerah Langganan Banjir

Lima bencana alam seringkali terjadi di Kabupaten Sinjai setiap tahunnya.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/SAMBA
Sebagian warga memilih jalan kaki melewati material tanah longsor di Dusun Bontolaisa, Desa Gantarang, Kecamatan Sinjai Tengah, Selasa (24/6/2021) 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI TENGAH - Kabupaten Sinjai menjadi salah satu daerah langganan bencana alam setiap tahunnya.

Bencana alam tersebut yakni angin kencang, tanah longsor, banjir dan banjir bandang.

"Bencana alam itu hampir setiap tahun melanda Kabupaten Sinjai," jelas Kepala BPBD Sinjai, Budiaman, Sabtu (29/6/2021).

Terkait potensi bencana alam itu, BPBD Sinjai sudah mengimbau masyarakat disejumlah desa agar selalu waspada.

BPBD Sinjai juga dibantu aparat pemerintah di tingkat desa rutin mengingatkan warga waspada khususnya yang berdomisili di daerah rawan bencana alam.

Khusus di Jalan Poros Sinjai-Malino terdapat sejumlah desa yang berpotensi mengalami bencana tanah longsor.

Desa-desa tersebut seperti Desa Kompang, Desa Pattongko, Desa Gantarang dan beberapa desa di Kecamatan Sinjai Barat.

Sementara ini, akses jalan menghubungkan Sinjai-Malino hanya satu-satunya yang melewati ketiga desa tersebut.

Sebab saat ini jalan poros provinsi dari Malino ke Sinjai Barat melewati Desa Botolempangan ke Sinjai Borong masih tahap pekerjaan.

Dini hari tadi pukul 03.00 Wita, bencana alam berupa tanah longsor memutus akses jalan poros Sinjai-Malino tepatnya di Dusun Bontolaisa, Desa Gantarang, Kecamatan Sinjai Tengah.

Akibat tanah longsor ini, sempat jalan tersebut tidak bisa dilewati oleh pengguna jalan roda dua dan roda empat kendaraan mobil baik dari arah Malino maupun dari arah Kabupaten Sinjai.

Dan setelah pukul 12.00 Wita tadi kendaraan mulai bisa melintas dengan pelan secara terbatas.

" Alhamdulillah jalan ini sudah terbuka kembali setelah sempat tertutup sejak dinihari tadi hingga siang tadi," kata Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Sinjai, Dahriadi kepada TribunSinjai.Com.

Jalan itu dapat dilewati setelah alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sinjai membersihkan material longsoran. (*)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved