Breaking News:

PPDB 2021

Disdik Makassar Akui Banyak Keluhan Selama Pendaftaran PPDB 2021

Pendaftaran Peserta Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 telah berakhir pada Jumat 25 Juni 2021 lalu.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar, Amalia Malik 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pendaftaran Peserta Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 telah berakhir pada Jumat 25 Juni 2021 lalu.

Selama proses pendaftaran, banyak persoalan terjadi, mulai dari titik koordinat yang tidak sesuai, hingga NIK dan Kartu Keluarga berbeda.

Bahkan adanya indikasi Pungutan liar (Pungli) mencuat dalam proses pendaftaran kemarin.

Tercatat, proses pendaftaran jalur zonasi yang berlangsung sejak 21-25 Juni 2021 mendapat ratusan keluhan dari wali murid. 

Tercatat jalur zonasi SD dan SMP menyentuh angka 68.663 pendaftar. Pendaftaran untuk SD sebanyak 33.487, sementara SMP sebanyak 35.176 pendaftar.

Sementara, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar, Amalia Malik membantah adanya dugaan pungli.

Apalagi menurutnya, semua pelaksanaan PPDB dilakukan melalui sistem.

"Dari mana sisi punglinya, karena ini pakai sistem. Kita buat sedemikian rupa supaya kita bisa lebih safety, transparan soal akuntabilitas proses PPDB," ujar Amalia, Senin, (28/6/2021).

Menurutnya, semua data siswa yang melakukan pendaftaran menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

"NISN menjadi password untuk mendapatkan akun, saat masukkan NISN secara otomatis NIK-nya akan muncul. Kemudian lintang bujur rumah dan asal sekolah juga muncul," jelasnya

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved