Breaking News:

Tribun Luwu Timur

Legislator Hanura Tagih Janji PT CLM Bangun Smelter di Luwu Timur

PT Citra Lampia Mandiri (CLM) diminta agar menepati janjinya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur agar segera membangun smelter.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sudirman
ist
Jubir Fraksi Hanura DPRD Luwu Timur, Alpian 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - PT Citra Lampia Mandiri (CLM) diminta agar menepati janjinya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur agar segera membangun smelter.

Hal ini disampaikan anggota DPRD Luwu Timur, Alpian saat rapat paripurna, Jumat (25/6/2021).

"Dimana janji PT CLM kepada pemerintah adalah dua tahun beroperasi di Luwu Timur wajib membangun smelter," kata Alpian saat membacakan pandangan.

Hal tersebut lanjut Alpian sesuai yang tertuang dalam Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), namun faktanya di lapangan belum terlihat.

Alpian juga membeberkan bahwa rencana pembangunan smelter tidak ada dalam Rencana Kerja Anggaran Belanja (RAKB) tahun 2021.

"Fraksi Hanura mendesak pembangunan smelter ini dimasukkan pada perubahan RKAB tahun 2021," ujar Alpian.

Hanura juga meminta pemkab agar mendesak manajemen PT CLM segera menyelesaikan perizinan pengelolaan limbah B3 untuk TPS limbah B3.

Merujuk pada hasil temuan inspektur tambang 14 Maret 2021 di lokasi tambang nikel PT CLM di Lampia, Kecamatan Malili.

PT CLM juga diminta melaporkan progress pengurusan perizinan ke DPRD melalui komisi III.

Menurut Alpian, UU tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup (PPLH) pasal 102 terkait kewajiban izin pengelolaan memberikan sanksi berupa pidana dan denda.

"Kami desak karena limbah bahan berbahaya dan beracun," ujar Alpian.

Disisi lain, dapat mencemarkan dan atau merusak lingkungan hidup, membahayakan lingkungan hidup, kesehatan serta kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya.

Sebagai informasi, janji PT CLM untuk membangun smelter sudah dikonsultasikan  anggota DPRD Luwu Timur dengan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulsel di Kantor ESDM Sulsel, Jl AP Pettarani Makassar, Rabu (24/2/2021).

Sekedar diketahui, PT CLM sudah beroperasi atau menambang di wilayah Desa Pongkeru, Kecamatan Malili sekitar lima tahun lamanya sejak 2017.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved