Breaking News:

Tribun Enrekang

5.830 Pegawai Non-ASN Enrekang Sudah Tercover BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palopo menggelar Rapat Kerja Sama Operasional (KSO) bersama Pemkab Enrekang

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH ASIZ ALBAR
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Palopo menggelar Rapat Kerja Sama Operasional (KSO) bersama Pemkab Enrekang di Pendopo Rujab Bupati Enrekang, Rabu (2362021). 

Peraturan itu tentang Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan terhadap pekerja penerima upah non- ASN dan bukan penerima upah yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Enrekang.

Menurut Robby, saat ini sudah ada 5.830 pegawai non ASN yang ditanggung oleh Pemkab Enrekang yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Pelaksanaan kerjasama tersebut telah berlangsung selama dua tahun lalu hingga kini.

"Sejak pertengahan 2017 hingga saat ini kerjasama dilakukan, untuk Non ASN ada 5.830 dan Petugas Keagamaan se-kabupaten Enrekang, ada 2.538 peserta," ujarnya.

Ia berharap pemerintah dapat memperluas coverage perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan pada sektor bukan penerima upah.

Yaitu pekerja rentan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Dinas Sosial. 

Rapat dirangkaikan dengan penyerahan klaim terhadap 4 ahli waris Non Asn masing2 menerima Rp 42 juta uang kematian.

Adapun untuk ahli waris kepala desa Tindalun Alm. Darwis manfaat yang diterima Jaminan Kematian Rp. 42juta, Jaminan Hari Tua Rp. 3.505.950, Jaminan Pensiun Rp. 356.600 yang diterima setiap bulannya.

(tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, @whaiez

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved