Breaking News:

Tribun Makassar

Curhat Istri ABK Ocean Star, Sudah 4 Bulan Tak Terima Nafkah dari Suami

Curhat Istri ABK Ocean Star, Sudah 4 Bulan Tak Terima Nafkah dari Suami yang telantar di Timor Leste

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Istri Amir Hamzah ABK Ocean Star, Nurliah saat ditemui di rumahnya, Jl Politeknik, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Jumat (18/6/2021) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Nurliah (30), istri salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Ocean Star, Amir Hamzah yang telantar di laut Timor Leste berharap suaminya dapat segera kembali ke rumah.

Pasalnya, sudah empat bulan ia tidak mendapat nafkah dari sang suami akibat gaji yang belum dibayarkan oleh pihak perusahaan kapal.

"Sejak akhir Mei bulan kemarin (Amir Hamzah) ngasih kabar. Dia mengabarkan bahwa dia merasa sudah tidak lagi diperhatikan oleh perusahaan, gajinya juga selama empat bulan belum terbayarkan," kata Nurliah saat ditemui tribun-timur.com di rumahnya, Jl Politeknik, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Jumat (18/6/2021) siang.

Awalnya, kata dia, dirinya tidak percaya bahwa gaji sang suami belum terbayarkan.

Namun, setelah ramai diberitakan tentang kondisi kapal Ocean Star ditelantarkan, ia pun panik.

"Awalnya saya tidak percaya bilang gaji beliau tidak terbayarkan, tapi setelah muncul di media akhirnya saya percaya bahwa betul-betul tidak mendapatkan upah," tuturnya.

Dari sederet perusahaan kapal yang diikuti, kata dia, baru kali ini ditelantarkan.

"Sebelum-sebelumnya itu gaji beliau tidak pernah seperti ini, selalu lancar," ujarnya.

Kondisi itu, kata Nurliah membuatnya kerepotan untuk mengurus dua anaknya.

"Yang satu anak pertama usia enam tahun, yang kedua masih balita dua tahun. Boleh ditahu kan kebutuhan balita seperti apa," bebernya.

Kondisi terakhir Amir Hamzah dan ABK lainnya lanjut Nurliah hanya mengonsumsi mie instan.

Itupun kata dia berkat bantuan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang ada di Timor Leste.

"Kondisi terakhir hanya mengonsumsi Indomie, itupun bantuan dari pihak KBRI bukan dari perusahaan. Kemudian stok BBMnya juga tidak disuplai lagi," ungkap ibu dua orang anak itu.

Namun demikian, hari ini Nurliah mendapat kabar terbaru dari suaminya Amir Hamzah, bahwa pihak perusahaan telah mengirim stok makanan dan BBM.

Ia pun berharap kapal yang ditumpangi suaminya itu dapat segera berlayar kembali ke rumah dengan membawa gaji sesuai kesepakatan kontrak kerja.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved