Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Luwu Timur

Tulis Status di Facebook, Warga Madani Wotu Luwu Timur Mengeluh Krisis Air Bersih

Warga Desa Madani, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengeluh.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sudirman
ist
Petugas PDAM Luwu Timur memasang sambungan pipa air minum di Desa Ussu, Kecamatan Malili 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Warga Desa Madani, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengeluh.

Sudah beberapa hari terakhir warga di desa tersebut kesulitan memperoleh air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Keluhan pun disampaikan Warga Madani, Arsyah.

Arsyah meminta pemerintah dan pihak terkait agar segera memberikan solusi perihal krisis air bersih ini.

Arsyah juga menumpahkan keluhannya di media sosial facebook.

"Buat para aparat Pemerintah Luwu Timur Tlong lah jgn biarkan kami menderita Karena Air Bersih...

Para Wakil Rakyat Dimana Kalian Pda Saat Kami mengalami ksulitan Jgn Cma Dtang pda saat klian btuh suara gliran kmi mnderita klian menghilang

BAPAK BUPATI LUWU TIMUR (bpk BUDIMAN)

Tlong kmi msyarakat mu yg ada di desa MADANI kmi dsni Ksulitan Air Bersih.

Siapaun yg baca tlong di smpaikan kpda pihak trkait kmi hanya bsa mmpost dsni agar qranya di smpaikn kpda pihak trkait," tulis Arsyah, Rabu (2/6/2021).

Sebelumnya, Arsyah juga menulis tiga desa di Kecamatan Wotu darurat air bersih yaitu Desa Tarengge Timur, Maramba dan Madani.

Padahal kata dia, pipa induk yang masuk dari Kecamatan Wotu ke Maramba sudah selesai pengerjaannya.

Arsyah sangat berharap krisis air bersih yang dikeluhkan ini bisa segera diselesaikan.

Direktur PDAM Luwu Timur, Syaiful belum memberikan jawaban perlihal keluhan warga ini.

Warga Madani umumnya berpenghasilan lewat bertani sawah dan kebun.

Bukan hanya di Madani, warga di desa lain yang juga sudah dilalui pipa induk PDAM juga kesulitan air.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved