Tribun Luwu Timur
PTPN XIV Luwu Timur Bantah Tudingan Walhi Sulsel Soal Kebakaran Kolam Limbah
Ia menjelaskan jika Cooling Pond merupakan kolam untuk mendinginkan massa hasil proses pengolahan, sebelum masuk ke kolam IPAL
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Menanggapi tudingan Walhi Sulsel terkait kebakaran kolam limbah PTPN XIV di Desa Lagego, Kecamatan Burau, Luwu Timur (Lutim), pada Jumat, 14 Mei 2021, manajemen PTPN XIV menegaskan jika kabar tersebut tidak benar dan terkesan tendensius.
Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan Managemen PT Perkebunan Nusantara XIV (PTPN XIV), Jemmy Jaya mengatakan, jika yang terbakar bukanlah kolam limbah, namun cooling pond.
"Faktanya yang terbakar adalah salah satu kolam cooling pond dari empat cooling pond yang ada, bukan kolam limbah sebagaimana yang disebutkan Walhi," ujar Jemmy, Selasa (18/5/2021).
Ia menjelaskan jika Cooling Pond merupakan kolam untuk mendinginkan massa hasil proses pengolahan, sebelum masuk ke kolam IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah).
Lebih lanjut, terkait peristiwa kebakaran tersebut, pihak Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Luwu, belum mengetahui penyebab pastinya.
Namun dapat dijelaskan, pada tanggal 14 Mei 2021 sekitar pukul 07.00 Wita, sampai pukul 07.30 Wita terjadi kebakaran pada salah satu kolam Cooling Pond milik Pabrik Kelapa Sawit.
"Namun hanya dalam waktu 30 menit kebakaran tersebut dapat dipadamkan, ini berkat kerjasama antara pihak Perusahaan dengan masyarakat, sekitar. Serta dibantu oleh pihak Pemadam Kebakaran kabupaten Luwu Timur," jelasnya
Terkait limbah, pihak PKS Luwu dalam pengelolaan limbah telah melakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Hal ini dapat dibuktikan, karena PT Perkebunan Nusantara XIV, Unit Usaha PKS Luwu telah memperoleh Sertifikat Proper biru, dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," katanya
Ia pun mengatakan, jika peristiwa tersebut tidak mengakibatkan dampak yang dapat merugikan masyarakat sekitar.
"Alhamdulillah peristiwa tersebut tidak mengakibatkan dampak yang dapat merugikan bagi masyarakat sekitar," katanya
"Malahan dengan ikhlas masyarakat turut berpartispasi bersama dengan pihak PKS Luwu, untuk memadamkan api saat peristiwa tersebut," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kolam-cooling-erf4.jpg)