Breaking News:

Larangan Mudik Sulbar

Hendak Mudik ke Sulbar, 51 Kendaraan dari Sulteng Diminta Putar Balik

Sebanyak 51 kendaraan pemudik yang hendak masuk ke Sulawesi Barat (Sulbar) dari Sulawesi Tengah (Sulteng) terpaksa memutar balik.

Penulis: Nurhadi | Editor: Sudirman
Humas Polres
Petugas mengarahkan kendaraan dari Sulteng untuk memutar balik di Pos Penyekatan perbatasan Provinsi Sulbar dan Sulteng di Kecamatan Sajro, Kabupaten Pasangkayu 

TRIBUN-TIMUR.COM, PASANGKAYU - Sebanyak 51 kendaraan pemudik yang hendak masuk ke Sulawesi Barat (Sulbar) dari Sulawesi Tengah (Sulteng) terpaksa memutar balik.

Kendaraan tersebut ditahan oleh aparat kepolisian dan petugas di pos penyekatan perbatasan Sulbar - Sulteng di Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu.

Kabag Ops Polres Pasangkayu, AKP Iswan Mulyanto mengatakan, 51 kendaraan yang diminta memutar balik terhitung sejak hari pertama operasi pada 6 Mei atau selama 7 hari operasi.

"Ke-51 kendaraan tersebut terdiri dari sepeda motor, bus dan mini mobil yang ditumpangi oleh pemudik," ujar AKP Iswan, Rabu (12/5/2021).

Dimana Identitas pemudik berasal dari luar Sulawesi Barat yang hendak masuk melewati Kabupaten Pasangkayu.

Para pengendara tidak didukung oleh dokumen syarat perjalanan seperti hasil rapid tes antigen.

Pemudik yang diminta memutar balik adalah warga Sulbar yang merantau ke wilayah luar Sulbar dan hendak pulang ke kampung halaman.

"Sudah jelas larangannya baik surat edaran pemerintah pusat dan provinsi. Penyekatan ini untuk mencegah penularan Covid-19,"ujarnya.

Dikatakan, penyekatan kendaraan yang dilakukan tetap secara selektif dengan memperhatikan warga yang tinggal di wilayah perbatasan Sulbar dan Sulteng.

"Yang bekerja di Provinsi Sulbar (Pasangkayu) namun tinggal di Sulteng begitu juga sebaliknya bekerja di Sulteng (Donggala) tapi di Pasangkayu itu kita kecualikan,"tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved