Breaking News:

PKK Sulsel

Sambut Idulfitri, PKK Sulsel Gelar Pengajian Hadirkan Ustaz Abbas Baco Miro

Menyambut Idulfitri 1442 Hijriah, Tim Penggerak PKK Sulsel menggelar pengajian secara virtual bersama pengurus PKK dari 24 kabupaten/kota

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
Humas Pemprov Sulsel
Tim Penggerak PKK Sulsel menggelar pengajian secara virtual bersama pengurus PKK dari 24 kabupaten/kota, Selasa (11/5/2021). 

Sementara, Ustadz Dr Abbas Baco Miro, mengawali tausiahnya dengan menyampaikan pentingnya mengikuti majelis ilmu.

Dimana menghadiri pengajian, sama halnya dengan berada di taman-taman surga. Dan diantara kenikmatan majelis ilmu, mereka ini akan menjadi saksi di hari kiamat. 

"Mereka yang rajin mengikuti majelis ilmu seperti yang kita laksanakan hari ini, InsyaAllah adalah calon penghuni surga," kata Ustadz Abbas. 

Iapun memulai materinya dengan memutar sebuah video. Dimana seorang anak terlihat kelaparan, dan harus diusir oleh pedagang makanan. Hingga akhirnya, ia mendapat sepotong gorengan, yang ia bungkus dan dibawa lalu diberikan kepada adik perempuannya.

"Dari tayangan di video ini kita belajar, apapun yang Allah SWT berikan pada kita, harus kita syukuri," ujarnya.

Bulan Ramadhan ini, kata Ustadz Abbas, menjadi momentum untuk melatih kepedulian sosial kita. Mereka yang tidak mampu, seharusnya menjadi ladang ibadah kita. 

"Nabi sangat mencintai mereka yang lemah. Sebelum menjadi Nabi, Muhammad memiliki sumber kekuatan. Yakni silaturahmi, suka membantu orang lain, memuliakan tamu, dan menyokong amal kebajikan," urainya.

Khusus pada silaturahim, sambungnya, bukan hanya kepada keluarga, tapi kepada siapa saja saudara kita umat muslim. Tetapi yang harua diperhatikan adalah silaturahmi kepada kedua orangtua, yakni ibu dan bapak kita.

Ustadz Abbas juga menyampaikan mengenai hari raya Islam, yang kerap disebut dengan Id. Dimana pada hari raya Idul Fitri, Allah SWT mempunyai kebaikan dan kemurahan yang kembali berulang-ulang, dan dianugerahkan kepada makhluknya setiap tahun, yang membawa kegembiraan dan kepuasan.

Para peserta pengajian virtual dari 24 kabupaten/kota terlihat antusias mengikuti acara ini. Mereka mengajukan banyak pertanyaan, bahkan yang tidak berkaitan dengan tema. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved