Breaking News:

Lebaran 2021

KHUTBAH IDUL FITRI 1442 H: Refleksi Puasa Ramadhan dalam Menghadapi Ujian Hidup

Bulan ramadan bulan yang sangat produktif. produktifitasnya ditandai dengan peningkatan pahala sebagaimana dikatakan oleh Nabi SAW

Editor: Waode Nurmin
istimewa
Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Barru Dr. H. Jamaruddin, M.Ag 

Oleh : Dr. H. Jamaruddin, M.Ag
(Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Barru)

Disampaikan pada Idul Fitri 1442 H di Kabupaten Barru, 13 Mei 2021/
Bapak-ibu, Hadirin Jama’ah Id Rahimakumullah

Gemuruh suara takbir, tahlil, dan tahmid di pagi hari ini berkumandang, membahana melampaui jagad raya, memenuhi suasana menyambut hari raya idul fitri 1442 H / 2021 M sebagai manifestasi Iman dan syukur kita akan keesaan, kekuasaan dan Hidayah Allah, rahmat serta karunia atas ni’mat-Nya.

Meskipun saat ini, kita semua sedang menghadapi pandemi covid-19 yang melanda setiap negeri, tidak hanya mempengaruhi pola hidup kita, juga berpengaruh kepada struktur Syariat agama kita yang menganjurkan kita tetap selalu memperhatikan protokol kesehatan dalam melaksanakan
ibadah.

Di pagi hari yang ceriah dalam suasana gembira dan
meriah ini, dengan mengungkapkan rasa syukur kita
kepada Allah SWT, karena setiap hari anugrah ni’mat-Nya
turun kepada kita, Dialah Allah yang telah membawa kita
kepada bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah
. . . . . . .. . . . .. . . . . .. .. . . .. . . .. ... . . . . . ... . . ”Terkumpulnya kebaikan
Ilahiah pada suatu waktu, tempat, sesuatu atau seseorang
seperti terkumpulnya air dalam kolam”.

Bulan ramadan bulan yang sangat produktif. produktifitasnya ditandai dengan peningkatan pahala sebagaimana dikatakan oleh Nabi SAW, bahwa amal sunnat diganjar senilai amal wajib, dan amal wajib diganjar dengan 10 sampai 70 kali lipat, tergantung kualitasnya.

Lebih beruntung lagi jika seseorang mendapatkan lailatul qadri, malam penentuan urusan manusia oleh Tuhan-Nya, Malam penentuan strategi Nabi-Nya, Malam Mulia karena turunnya Alqur’an, malam yang sempit karena malaikat- malaikat-Nya turun dengan sesak di muka bumi untuk mencatat amal hamba-hamba-Nya.

Produktifitas Ramadhan juga dibantu oleh suasana kondusif dimana “pintu surga dibuka selebar-lebarnya, pintu neraka ditutup serapat-rapatnya dan setan dibelenggu sekuat-kuatnya”, serta akhirnya adalah jaminan pembebasan dari api neraka.

Sepanjang Ramadhan, Dialah Allah yang menuntut kita untuk melakukan puasa, shalat tarawih, shalat lail, memberi buka puasa, tadarrus, tadabbur, I’tiqaf, umrah, di bulan ramadhan, bersedekah di jalan Allah dan berzakat.

Dialah yang memberikan kesempatan kepada kita untuk menghapus dosa dan beramal shaleh , yang Akhirnya hari ini dengan Rahman dan Rahim-Nya mengantarkan kita kepada Idul Fitri, Hari Lebaran, Dialah yang menggerakkan kita untuk membesarkan Asma-Nya, Dia mengaruniakan kita rezki untuk menunaikan zakat, Dialah telah, mengumpulkan keluarga untuk buka puasa bersama, sahur, dan shalat berjama’ah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved