Breaking News:

Inspirasi Ramadan Hamdan Juhannis

Bumi Kebermaknaan (27): Karena Tuhan Maha Pembeda dan Setiap Orang Adalah Inspirasi

Saya tidak tahu persis berapa umur saya. Ayah saya meninggal waktu saya masih kecil. Ibu saya tidak pernah mengakses pendidikan formal berupa sekolah

Editor: AS Kambie
dok.tribun
Prof Hamdan Juhannis, Rektor UIN Alauddin 

DISCLAIMER:

Kehidupan Prof Dr Hamdan Juhannis memang unik. Hamdan Juhannis kecil betul-betul tumbuh "Melawan Takdir" di sebuah desa terpencil di Bone, Sulawesi Selatan. 

Bahkan tanggal dan bulan serta tahun kelahirannya pun dia tidak peroleh dengan pasti dari ibu kandungnya. Madinah merawat dan membesarkan Hamdan Juhannis seorang diri sepeninggal suaminya, ayah Hamdan Juhannis. Madinah tak tahu tanggal dan bulan berapa melahirkan Hamdan Juhannis.

Bahkan tahun kelahiran anak semaya wayangnya itu pun dia tak tahu. Yang Madinah ingat, Hamdan Juhannis lahir tak lama berselarang dengan kelahiran seorang anak laki-laki lain di Desa Mallari.

Tulisan berikut ini adalah pengakuan jenaka Hamdan Juhannis, dari sebagian perjalanan "Melawan Takdir" seperti dala film layar lebar yang disutradarai Quraisy Mathar.  

Bumi Kebermaknaan (27)
Oleh: Hamdan Juhannis
Rektor UIN Alauddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Apa yang paling khas, unik, atau berbeda dalam kehidupan Anda yang kira-kira tidak terjadi pada kehidupan orang lain?

Pertanyaan ini sekadar mengelaborasi aksioma hidup karena setiap orang yang diciptkan pasti memiliki perbedaan dengan lainnya.

Itulah bukti keagungan Sang Maha Pencipta, Maha Pembeda.

Namun saya lebih khusus kepada pertanyaan tentang perbedaan atau kekhasan pengalaman kehidupan yang Anda jalani.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved