Breaking News:

Tribun Gowa

Pemkab Gowa Akan Perketat Jumlah Wisatawan di Tempat-tempat Wisata

Pemkab Gowa bersama Forkopimda Kabupaten Gowa resmi mengeluarkan surat edaran tentang Penerapan Protokol Kesehatan pada Objek Wisata

Pemkab Gowa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gowa resmi mengeluarkan surat edaran tentang Penerapan Protokol Kesehatan pada Objek Wisata di Kabupaten Gowa.  

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gowa resmi mengeluarkan surat edaran tentang Penerapan Protokol Kesehatan pada Objek Wisata di Kabupaten Gowa. 

Hal tersebut seusai Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Idul Fitri 1442 Hijriah di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Rabu (5/5/2021). 

Hj Kamsina mengatakan, pada edaran bersama tersebut ditegaskan agar seluruh pelaku usaha penyedia jasa penginapan, restoran, objek wisata harus dilakukan pembatasan pengunjung dengan kapasitas paling banyak 50 persen. 

"Surat edaran bersama para anggota Forkopimda untuk daerah-daerah wisata ini untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran Covid-19 di objek wisata," katanya, Kamis (6/5/2021).

Misalnya, kata Kamsina di Kecamatan Tinggimoncong, seperti hotel-hotel dan villa-villa.

Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung di lokasi wisata saat liburan. 

Ia juga menjelaskan, surat edaran tersebut telah sampai di Pemerintah Kecamatan Tinggimoncong dan siap untuk diedarkan kepada seluruh pemilik dan pengelola hotel maupun villa di Kawasan Wisata Hutan Pinus Malino. 

"Sudah dikeluarkan tadi pagi dan diambil langsung Sekretaris Camat Tinggimoncong untuk segera diedarkan ke seluruh pelaku usaha," ujarnya. 

Selain pembatasan pengunjung yang harus jadi perhatian kata Kamsina, penerapan protokol kesehatan juga harus dilakukan secara ketat yakni 5 M.

Yakni, menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas). 

"Meskipun objek wisata tetap dibuka tapi kita lakukan pembatasan pengunjung dan penerapan protokol kesehatan ketat," katanya. 

Selain itu, kata dia, jika ditemukan ada yang melanggar maka ada akan sanksi yang diberlakukan. 

"Serta jika ditemukan ada yang melanggar maka ada sanksi yang berlaku," tegasnya. 

Ia berharap dengan adanya surat edaran ini dapat memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Gowa dan Indonesia secara keseluruhan

Laporan Wartawan Kontributor Tribungowa.com, Sayyid Zulfadli 

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved