Breaking News:

Inspirasi Ramadan Hamdan Juhannis

Bumi Kebermaknaan (14): Isi Amplop dan Baju Sederhana Ustad Kondang

Konon, setelah kasus baju gamis itu, ustad kondang itu semakin tenar dan pesantrennya berdiri kokoh di kampung halamannya.

Editor: AS Kambie
dok.tribun
Prof Hamdan Juhannis, Rektor UIN Alauddin 

Oleh:
Hamdan Juhannis
Rektor UIN Alauddin Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekali lagi tentang keikhlasan.

Seorang ustad kondang pulang ke kampungnya dengan momentum Lebaran.

Di kampungnya, dia ditunggu untuk memberikan tablig akbar.

Masyarakat kampung sangat menunggu acara itu karena menjadi waktu terbaik untuk bertemu langsung ustad kondang tersebut yang meskipun dari kampung mereka tapi selama ini bisanya dilihat di televisi dan di media sosial.

Sampailah pada "hari H" acara tersebut.

Seluruh warga kampung tumpah ruah mengikuti acara yang dilaksanakan di alun-alun kampung dengan tenda besar yang sederhana.

Saat selesai acara, ketua panitia datang berjabat tangan dan memberikan amplop pada ustad kondang tersebut.

Pak Ustad langsung menolak amplop itu sambil menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mengharap pemberian dari acara ini.

Pak ustad sepenuhnya meniatkan untuk persembahan buat kampung halamannya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved