Breaking News:

Tribun Luwu

TRIBUN WIKI: Apa Itu Manre Sappera? Sebuah Acara Adat di Luwu Berupa Makan Bersama

Penulis buku Ringkasan Sejarah dan Budaya Luwu, Musly Anwar mengatakan, manre sappera adalah sebuah prosesi adat yang dilaksanakan dengan makan

TRIBUN TIMUR/ILHAM
Warga Kota Palopo menggunakan bajo Bodo, baju adat Bugis-Makassar saat menunggu kedatangan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Datu Luwu, Jl Jend Sudirman, Palopo, Jumat (21/2/2014). 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Manre sappera merupakan sebuah warisan ritual budaya di Tana Luwu.

Penulis buku Ringkasan Sejarah dan Budaya Luwu, Musly Anwar mengatakan, manre sappera adalah sebuah prosesi adat yang dilaksanakan dengan makan bersama secara besar-besaran.

Menurut dia, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian ritual mappalesso samaja.

Di mana Datu Luwu bersama rakyat dengan penuh sukacita menikmati hidangan.

"Pelaksanaannya di atas kain panjang berwarna putih," kata Musly di Belopa, Rabu (21/4/2021).

Acara ini, kata dia pernah dilaksanakan di Malangke pada tahun 2003.

Untuk melepas nazar mendiang Datu Luwu Andi Djemma.

Di mana sebelumnya, beliau telah berniat memberi makan kepada rakyat Luwu.

Jika wilayah Kedatuan Luwu kembali dalam keadaan damai dan tentram.

Namun niat tersebut belum sempai ia laksanakan sampai beliau wafat.

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved