Kadus Katangka Dibunuh
Tragis Nasib Ibu Dusun di Bulukumba, Baru Satu Bulan Menjabat Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
Kematian Aliani, warga Dusun Katangka, Desa Karama, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), menggegerkan warga
Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sudirman
TRIBUNBULUKUMBA.COM, RILAU ALE - Kematian Aliani, warga Dusun Katangka, Desa Karama, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), menggegerkan warga, Senin (19/4/2021).
Pasalnya, ia meninggal dalam keadaan tragis.
Badannya berlumuran darah akibat beberapa luka tusukan menembus kulitnya.
Ia diduga kuat menjadi korban pembunuhan.
Namun, hingga saat ini polisi masih enggan berkomentar banyak.
Pasalnya, polisi masih sementara melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Sebentar dulu yah, kami masih melakukan olah TKP,” singkat Kanit Reskrim Polsek Rilau Ale, Aipda Hamka.
Baru Sebulan Jabat Kadus
Aliani merupakan Kepala Dusun Katangka, Desa Karama.
Ia ditemukan meninggal dengan luka tusukan di bagian tubuhnya.
Warga menemukannya dalam keadaan tidak berdaya, tergeletak di depan rumahnya dengan baju yang telah berlumur darah.
Dari penelusuran TribunBulukumba.com, Aliani terpilih sebagai kadus setelah mengikuti penjaringan yang dilakukan Pemdes Karama pada Maret 2021, atau kurang lebih sebulan lalu.
Saat itu Pemdes Karama membuka penjaringan untuk mengisi lima posisi aparatur desa yang lowong.
Yakni dua orang kepala seksi dan tiga orang kepala dusun.
Tiga orang kepala dusun yang terpilih saat itu semuanya merupakan perempuan.
Kepala Dusun Katangka dijabat oleh Aliani dengan Nilai 74,5, Kepala Dusun Kampung Baru di jabat oleh Marhumaeni dengan Nilai 86, dan Dusun Lempongnge di jabat oleh Annisa Gusti Erliana dengan Nilai 74. (TribunBulukumba.com)
Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi