Tribun Sulsel
Komisi D DPRD Sulsel Bahas Utang Proyek Dinas PUTR Rp 34 Miliar
Legislator Fraksi Golkar itu berharap kontraktor segera mengajukan tagihan sesuai ajukan sesuai pekerjaan yang telah diselesaikan.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Imam Wahyudi
Ia menyebutkan Pemprov hanya fokus di tiga daerah saja; kabupaten Bone, Luwu Raya dan Toraja.
"Jadi ada kesenjangan cukup besar yang membuat daerah lain menimbulkan kecemburuan," bebernya.
Menanggapi hal tersebut, Kadis Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel Prof Rudy Djamaluddin mengatakan memang secara faktual itu persetujuan dari semua pihak.
Tapi ketika berbicara kesetimpangan jalan memang itu ada tapi kata dia harus dilihat bagaimana pembangunan jalan yang ada di daerah-daerah lain.
"Kemantapan jalan di Luwu dan Toraja memang dibawa 50 persen dibanding di wilayah selatan seperti Bulukumba, Bantaeng dan Jeneponto. Sehingga kita utamakan Luwu dan Toraja untuk menghindari kesentimpangan pembangunan," katanya.
Sehingga kata Prof Rudi untuk tahun 2021 ini dia mengharapkan masukan dari anggota DPRD daerah mana yang perlu dilakukan perbaikan jalan dan paling parah sehingga kata dia ada keseimbangan pembangunan di Sulsel.
"Tentu anggaran 2021 ini kita harapkan masukan dari anggota dewan demi pembangunan Sulawesi selatan," jelasnya.