Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Bone

Ini Sosok Wanita Bukan Sembarang Buat Heboh Setelah Kritik Jalanan Rusak di Hari Jadi Bone

Selebgram Bone,  Deng Elys Manis membuat heboh netizen Sulawesi Selatan setelah kritik jalanan rusak di Kabupaten Bone.

Editor: Muh Hasim Arfah
IG Deng Elys Manis
Selebgram Bone, Deng Elys Manis membuat heboh netizen setelah mengkritik jalanan rusak di Hari Jadi Bone ke-691. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Selebgram Bone, Deng Elys Manis membuat heboh netizen Sulawesi Selatan.

Itu karena dia mengunggah ucapan selamat Hari Jadi Bone ke-691 sembari naik motor.

Tribun pun menelusuri akun Deng Elys Manis yang menyampaikan dalam bahasa Bugis dan Indonesia.

Berikut kira-kira artinya:

Selamat Hari Jadi Bone, semoga tahun depan sudah tidak ada jalanan rusak. Bagaimana masyarakat, setuju?

Woii ibu, belum musim hujan, kalau musim hujan jalan seperti milo. (Maksdunya ini berwarna coklat berlumpur).

Kalau musim kemarau seperti sekarang, tidak usah pakai bedak atau make up  ke pernikahan. Otomatis, sudah seperti pakai bedak karena debu yang beterbangan di jalanan.

Ini jalanan sangat seperti kubangan kerbau.

Deng Elys Manis mempunyai pengikut 42 ribu.

Selama ini, Minggu (11/4/2021), dia sudah mengunggah video 320 video.

BACA JUGA: Viral Wanita Naik Motor Ucapkan Selamat Hari Jadi Bone Sambil Teriak Keluhkan Jalanan Rusak

Jalanan Rusak

Ruas jalan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) mencapai 2.481,65 kilometer.

Jalan tersebut terdiri dari jalan kabupaten sepanjang 1.500 kilometer dan jalan desa 944 kilometer.

Namun, dari 2.481,65 kilometer itu, hanya 56 persen dalam kondisi bagus.

Ada 46 persen jalan dalam kondisi rusak atau sekira 690 kilometer.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Pemerintah Kabupaten Bone, Jibang  mengatakan kondisi ruas jalan di Bone tak sebanding dengan kondisi keuangan.

Untuk perbaikan jalan rusak tersebut membutuhkan anggaran Rp 1,8 triliun. Di sisi lain, tahun ini anggaran Dana Alokasi Umum (DAU)  tidak ada setelah refocusing.

"Ruas jalan dan keseimbangan dana tidak seimbang.  Kita butuh Rp 1,8 triliun untuk perbaikan jalan, ini kalau hitungan hotmix," katanya Jumat (9/4/2021).

"Untuk hotmix Rp 2,7 miliar per kilometer, beton Rp 4 miliar per kilometer," tambahnya.

Jibang mengungkap, penyebab jalan rusak di Bone karena air. Biasanya kalau musim penghujan, air tertampung di jalan. 

Kemudian, tonase muatan kendaraan yang melebihi beban jalan yang telah diatur.

Ia membeberkan, untuk tahun ini hanya ada dua ruas jalan yang diperbaiki. Sumbernya dari dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp 24 miliar 

"Ruas jalan Labotto-Cenrana 5 kilometer dan Pakkassalo-Mario 3 kilometer. Bersumber dari DAK," bebernya.(*)

Baca juga: Ternyata Makam Raja Gowa, Raja Bone dan Syekh Yusuf Berada di Satu Kampung Perbatasan

Baca juga: 690 Kilometer Jalan Rusak di Bone, Ketua Komisi III DPRD Bone Minta Pemda Undang Investor

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved