Breaking News:

KLB Demokrat

Moeldoko Tetap Akui Ketum Demokrat, Sindiran Kubu AHY Andi Arief Makin Keras ‘Gigih Mencuri’

Moeldoko tetap mengakui sebagai Ketum DPP hasil KLB Partai Demokrat meskipun ditolak Kemenkunham. Kini, kubu Andi Arief menyindir keras.

Editor: Muh Hasim Arfah
Tribunnews.com
Moeldoko tetap mengakui sebagai ketum KLB Partai Demokrat dalam ucapan belangsungkawa ke korban bencana NTT dan NTB, Selasa (6/4/2021). Andi Arief pun menyindir keras sehari setelahnya, Rabu (7/4/2021). 

Netizen pun menimpali pernyataan Ruhut Sitompul

Sehari setelahnya, Andi Arief memposting video kunjungan Agus Harimurti Yudhoyono ke Jawa Tengah.

Dalam kunjungannya, Andi Arief menyatakan,’ Politik Indonesia selalu terbuka bagi yang mau bekerja keras, bukan gigih mencuri.’

Gugat ke PTUN

Kubu Kongres Luar Biasa atau KLB Partai Demokrat Deli Serdang sudah mendaftarkan gugatan pengesahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Partai tahun 2020.

Gugatan ini didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Gugatan kubu KLB Demokrat itu terdaftar di kepaniteraan perdata PN Jakarta Pusat dengan nomor perkara 213/PDT. Parpol/2021/PN.Jkt.Pst pada 5 April 2021

Salah satu isi gugatan adalah meminta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan kawan-kawannya membayar ganti rugi Rp 100 miliar.

Dalam gugatannya, kubu pendukung Moeldoko ini meminta hakim membatalkan AD/ART Demokrat tahun 2020 karena dianggap melanggar Undang-undang Partai Politik baik secara formil maupun materiil.

Mereka juga meminta hakim membatalkan akta notaris AD/ART Demokrat tahun 2020 beserta susunan pengurus DPP di bawah kepemimpinan AHY itu.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved