Breaking News:

Tribun Makassar

Aturan Baru Umrah Wajibkan Jamaah Sudah Vaksin Corona, Begini Respon Kakanwil Kemenag Sulsel

Kakanwil Kemenag Sulsel Khaeroni mengatakan, belum ada kepastian keberangkatan calon jemaah umrah hingga saat ini akibat pandemi Covid-19.

Foto dokumen Tribun Timur
Kakanwil Kemenag Sulsel Khaeroni. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aturan baru umrah, hanya calon jamaah sudah divaksin dan sembuh dari Covid-19 yang boleh ke Tanah Suci.

Otoritas Arab Saudi memberlakukan aturan baru terkait pelaksanaan ibadah umrah pada 2021.

Dikatakan pada Senin (5/4/2021) hanya orang yang sudah divaksin Covid-19 yang akan diizinkan melakukan umrah sepanjang tahun dari awal Ramadan.

Menanggapi hal tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel (Kanwil Kemenag Sulsel) meminta masyarakat untuk memaklumi kebijakan otoritas Arab Saudi tersebut.

Kakanwil Kemenag Sulsel Khaeroni mengingatkan para calon jemaah bahwa kondisi pandemi Covid-19 masih melanda negeri hingga saat ini.

"Saya kira kebijakan pemerintah Arab Saudi bisa dimaklumi, dengan memperhatikan kondisi wabah virus Covid-19 sampai saat ini yang masih belum dapat diatasi secara sempurna," kata Khaeroni, Selasa (6/4/2021).

Data Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel (Kanwil Kemenag Sulsel), jumlah calon jemaah umrah yang masuk daftar tunggu mencapai 34.639 orang.

Kakanwil Kemenag Sulsel Khaeroni mengatakan, belum ada kepastian keberangkatan calon jemaah umrah hingga saat ini akibat pandemi Covid-19.

"Belum ada kepastian baik waktu maupun jumlahnya," kata Khaeroni kepada Tribun Timur, Selasa (6/4/2021).

Khaeroni meyakini seluruh jemaah haji dan umroh memaklumi kondisi covid 19 yang belum sepenuhnya terkendalikan.

Halaman
1234
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved