Breaking News:

Tribun Luwu Timur

Bidang Yankum Sulsel dan OPD Luwu Timur Bahas Tindaklanjut MoU KI

Kepala Bidang Pelayanan Hukum dan HAM Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, Mohammad Yani menindaklanjuti penandatanganan MoU di Bidang Kekayaan

Ist
Kepala Bidang Pelayanan Hukum dan HAM Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, Mohammad Yani bahas tindaklanjut penandatanganan MoU di Bidang Kekayaan Intelektual (KI) tentang Fasilitasi Permohonan KI pada rapat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Hotel I Lagaligo Malili Luwu Timur, Rabu (17/03/2021) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MALILI - Kepala Bidang Pelayanan Hukum dan HAM Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, Mohammad Yani menindaklanjuti penandatanganan MoU di Bidang Kekayaan Intelektual (KI) tentang Fasilitasi Permohonan KI.

Rapat bersama dengan Pemda Luwu Timur diadakan di Hotel I Lagaligo Malili, Luwu Timur, Rabu (17/03/2021). 

Rapat ini melibatkan tiga OPD terkait yakni Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olah Raga, dan Dinas Pertanian. 

Mohammad Yani mengatakan, potensi Kekayaan Intelektual (KI) Luwu Timur sangat beragam.

Pada September 2020 lalu, Sekjen Kemenkumham, Bambang Rantam Sariwanto telah menyerahkan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) Terdaftar Lada Luwu Timur kepada Bupati. 

"Pemkab Luwu Timur melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM sejak 3  tahun terakhir 2018-2020 telah rutin memfasilitasi pendaftaran Merek UKM, yakni  masing-masing 25 Merek pada tahun 2018 & 2019 serta 35 Merek pada 2020. Kami berharap fasilitasi Merek tersebut berlanjut di tahun 2021 dan kalau bisa meningkat jumlahnya," Harap Yani. 

Potensi KI Personal Luwu Timur memiliki komoditi unggulan yang cukup terkenal seperti olahan pisang tanduk yang diolah menjadi keripik pisang dan sale pisang, olahan ikan dan hasil laut berupa Abon Ikan Bolu/Tuna/Gabus dan terasi serta produk2 makanan dan minuman dari UMKM. 

"Selain itu mengingat demografi Luwu Timur yang juga banyak merupakan warga transmigran (Jawa & Bali), potensi ekonomi dari Luwu Timur di bidang kerajinan tangan juga cukup  tinggi, seperti Meubel dan Kain Tenun," Kata Yani. 

Kepala Sub Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual mengatakan, Luwu Timur juga memiliki potensi KI Komunal yang harus segera dicatatkan agar mendapat pelindungan hukum diantaranya Ekspresi Budaya Tradisional yakni Tarian Tradisional (Tari Kajangki, Tari Sumajo, Tari Moriringgo, Tari Miapinelangkai) dan Rumah Adat (Rumah Adat Barugga Maoge Wotu, Rumah Adat Banua Maoge Wotu, Rumah Adat Padoe "Patudu), 

"Ada juga Pengetahuan Tradisional seperti Anyaman Teduhu, Permainan Melogo dan Sumber Daya Genetik (Ikan Pangkilang). Dan masih banyak lagi tentunya potensi KI Komunal lainnya yang jika dimanfaatkan dengan baik dan bijak dapat mendongkrak pendapatan asli daerah, khususnya dari sektor pariwisata dan UMKM," Ungkap Feny. 

Asisten I Bidang Pemerintahan, Dohri Ashari mengapresiasi langkah Kanwil Sulsel yang terus menindaklanjuti kerjasama yang dilkukan antara Kemenkumham Sulsel dengan Pemda Luwu Timur.

Menurutnya ini akan berdampak positif bagi masyarakat Luwu Timur terutama dalam Bidang Ekonomi.

Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved