Tribun Gowa
Peletakan Batu Pertama Program Sapi Perah Gowa, SYL: 17 Agustus Hasilnya Dinikmati
Mentan RI Syahrul Yasin Limpo mengatakan, hari ini dilakukan peletakan batu pertama di lokasi pengembangan sapi perah.
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Imam Wahyudi
Sebelum memberikan bantuan sapi perah ini kepada kelompok masyarakat, mereka akan dilatih terlebih dahulu dengan memberangkatkan ke Cimory untuk belajar bagaimana menghasilkan susu yang baik.
Karena memelihara sapi perah sangat berbeda dengan memelihara sapi potong.
"Masyarakat ini akan dilatih di pulau Jawa selama sebulan agar bisa mengetahui tentang sapi perah, pakannya dan lainnya agar apa yang diinginkam dalam program ini mampu kita raih," kata Bupati dua periode ini.
Pemilik PT. Cisarua Mountaine Dairy (Cimory), Bambang Sutantio, mengaku akan bertindak sebagai offteker atau pembeli berapapun susu yang dihasilkan pada program sapi perah ini.
"Kerjasama ini sebetulnya kerjasama antara Gowa dan Kemnetan RI untuk memulai peternaan sapi perah tersebut ditempat ini. Namun kami akan bertindak sebagai offteker dan tidak terlibat dalam peternakannya tapi dalam pengelolaan industrinya sekaligus memarkan di skala provinsi hingga nasional," bebernya
Lanjutnya, susu perah ini tidak mampu bertahan lebih dari satu hari sehingga perlu diolah agar tahan lama untuk dipasarkan bersamaan dengan itu pihaknya akan membangun industri pengolahan susu berskala kecil.
"Memamerkan ini perlu tempat pengolahan dan wisatanya jadi itu yang akan kita bangun rencananya di Jalan Poros Malino dengan skala kecil dulu sampai tumbuh bersamaan dengan populasi sapi perah yang ada di Gowa, mudah-mudahan program ini berjalan dengan baik dan susunya juga menghasilkan kualitas yang baik," harapnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Ditjen PKH Kementan RI, Nasrullah, jajaran eselon I dan II Kementan RI, Pangdam XIV Hasanuddin, Brigjen TNI Andi Sumangerukka, Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni, Pj Sekda Gowa, Hj Kamsina, jajaran Forkopimda Gowa dan pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa.