Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Unhas

Unhas Gelar Seminar Nasional, Bahas Kebijakan Pembangunan Kehutanan

Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas), menggelar seminar nasional yang mengusung tema "Dari Model ke Normal: Tinjauan Kritis Pengelolaan

Penulis: Rudi Salam | Editor: Sudirman
ist
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel, Ir Andi Panrenrengi dalam seminar nasional "Dari Model ke Normal: Tinjauan Kritis Pengelolaan Masa Depan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH)", Sabtu (13/3/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas), menggelar seminar nasional yang mengusung tema "Dari Model ke Normal: Tinjauan Kritis Pengelolaan Masa Depan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH)". 

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian Dies Natalis ke-14 Fakultas Kehutanan yang berlangsung secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Sabtu (13/3/2021).

Hadir sebagai narasumber Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel Ir Andi Panrenrengi, Ketua Asosiasi KPH Indonesia Ir Madani Mukarom, Guru Besar Kebijakan Kehutanan IPB Prof Hariadi Kartodihardjo, serta beberapa kepala UPTD KPH wilayah.

Dekan Fakultas Kehutanan Unhas, Dr Mujetahid menjelaskan, kegiatan ini merupakan kolaborasi bersama Forum Pimpinan Lembaga Pendidikan Tinggi Kehutanan Indonesia (FOReTIKA), Asosiasi KPH Indonesia dan Pemerintah Provinsi Sulsel.

Lebih lanjut, Mujetahid menjelaskan seminar nasional ini hadir dalam rangka memberikan gambaran peran KPH sebagai baris terdepan pengelolaan kehutanan yang lestari. 

Semua program pembangunan kehutanan akan bersentuhan dengan KPH. 

Hal ini juga disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Kehutanan yang menjadikan KPH memiliki peran sentral. 

"Peran KPH sebagai organisasi struktural memiliki tanggung jawab besar. Sehingga diperlukan keterlibatan aktif seluruh lembaga masyarakat. Seminar nasional ini diharapkan menjadi forum diskusi multidisiplin untuk membahas lebih jauh terkait KPH di era saat ini," jelas Mujetahid via rilis.

Pada kesempatan yang sama, Dr Naresworo Nugroho, selaku Ketua FOReTIKA dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembahasan mengenai KPH menjadi penting. 

"Tidak hanya pada peran yang dimiliki, namun bagaimana unit ini memberikan pengaruh terhadap tata kelola kehutanan yang berkelanjutan," katanya.

Kegiatan resmi dibuka oleh Rektor Unhas, Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu.

Dalam sambutannya, Prof Dwia mengatakan persoalan kehutanan menjadi satu hal yang tidak bisa diabaikan. 

Kerusakan lingkungan dan hilangnya keberagaman hayati menjadi permasalahan. 

Olehnya itu, penjagaan maupun pengelolaan kawasan lingkungan khususya kehutanan menjadi tuntutan utama. 

"Seminar ini akan menambah pengetahuan dan wawasan bagaimana KPH melaksanan tugas dan fungsinya secara strategis untuk memulihkan hutan yang berdampak pada kehidupan berkelanjutan," katanya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved