Breaking News:

Nurdin Abdullah Ditangkap KPK

Kemana Ajudan Nurdin Abdullah Syamsul Bahri? Punya Peran Menerima Uang Rp1 Miliar Februari 2021

Keberadaan ajudan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, samsul bahri belum diketahui nasibnya kini. Ia punya peran mengambil uang Rp1 miliar.

Editor: Muh Hasim Arfah
tribun-timur.com
Nurdin Abdullah bersama ajudannya, Samsul Bahri (kanan) saat hari terakhir menjadi bupati bantaeng Senin (13/8/2018). 

Adc Gubernur Provinsi Sulsel, Samsul Bahri (48 tahun) ternyata tak menjadi tersangka.

Padahal, ia mempunyai peran sentral dalam perpindahan uang.

Dalam penjelasan Ketua KPK RI, Firli Bahuri, pertengahan Februari 2021 Abdullah, melalui ajudannya bernama Samsul Bahri, menerima uang Rp1 miliar.

Baca juga: Beredar di WhatsApp Rudy Djamaluddin Diamankan KPK dan Kabur dari Hotel Four Points, Kata Ali Fikri

Baca juga: KPK: Sulsel Selalu Dijadikan Contoh Pencegahan Korupsi, Kenyataannya Tidak

Kronologis Versi KPK
Firli mengatakan, pada Jumat (26/2), KPK mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan adanya dugaan terjadinya penerimaan sejumlah uang oleh penyelenggara negara yang diberikan AS kepada NA melalui saudara ER.

AS menyerahkan proposal terkait beberapa proyek pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Sinjai Sulsel tahun anggaran 2021 kepada ER.
Pada pukul sekitar 23.00 WITA, AS diamankan saat dalam perjalanan menuju Bulukumba.

Sekitar pukul 00.00 WITA, ER diamankan beserta uang dalam koper sejumlah sekitar Rp2 miliar turut disita dari rumah dinasnya.

Kemudian, sekitar pukul 02.00 WITA (27/2), Nurdin Abdullah juga turut diamankan oleh KPK dari rumah dinasnya.

"AS yang telah lama kenal dengan Nurdin Abdullah berkeinginan mendapatkan beberapa proyek pekerjaan infrastruktur di Sulawesi Selatan tahun 2021," ucap Firli.

AS sebelumnya telah mengerjakan beberapa proyek di Sulawesi Selatan diantaranya, peningkatan jalan ruas Palampang-Munte-Botolempangan di Kabupaten Sinjai tahun 2019; pembangunan jalan ruas Palampang-Munte-Botolempangan di Kabupaten Sinjai tahun 2020; pembangunan jalan pedestrian dan penerangan jalan kawasan Bira, Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Firli mengatakan, sejak Februari 2021, telah ada komunikasi aktif antara AS dengan ER untuk bisa memastikan agar AS mendapatkan kembali proyek.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved