Breaking News:

Tribun Banteng

Menko PMK: Bantaeng Harus Jadi Pelopor Turunkan Angka Stunting

Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Menko PMK RI Muhadjir Effendy di Bantaeng

TRIBUN-TIMUR.COM/ACHMAD NASUTION
Penyambutan Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur Sulawesi-selatan Andi Sudirman Sulaiman (ASS) (masker putih), Menteri Koordinator (Menko) Bidang pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy, (masker hijau) dan Anggota Komisi IX DPR RI, Alyah Mustika Ilham (masker coklat) didampingi Bupati Bantaeng, Ilham Azikin (masker hitam) di gedung pusat penaggulangan gizi yang terletak di Desa Lumpangang, Kecamatan Pa'jukukang, Bantaeng, Selasa, (232021). 

"Kami minta arahan Bapak Menteri dan dukungan Bapak Plt Gubernur untuk memberikan edukasi ke masyarakat. BKKBN akan kerja keras untuk reformasi kelayakan kesehatan," katanya.

Di gedung berlantai dua itu, mereka mengunjungi beberapa ruang fasilitas di Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu. Salah satunya di ruang Poli Anak dan Kebidanan. 

Di ruang itu, mereka melihat seorang anak di pangku ibunya sedang melakukan konsultasi gizi.

Selanjutnya, melihat piramida gizi seimbang yang berada tepat di ruang saat memasuki Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu Kabupaten Bantaeng. Lalu, berpindah di ruang Pokja SKPD yang berada di lantai dua.

Muhadjir Takjub

Menko PMK Muhadjir Effendy takjub dengan hadirnya gedung tersebut.

Ia menyarankan untuk penamaannya Pusat Pelayanan Gizi Terpadu. 

"Kami apresiasi angka stunting rendah 21 persen, melebihi pusat 27,6 persen. Bantaeng harus jadi pelopor untuk menurunkan angka stunting dengan kerjasama kuat pemerintah dan masyarakat," ujarnya.

Ia mengungkapkan, Presiden Jokowi memberikan target penurunan stunting 14 persen hingga periode terakhir 2024. (*)

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved