Breaking News:

Nurdin Abdullah Ditangkap KPK

KPK Dalami Aliran Uang Dugaan Gratifikasi Nurdin Abdullah Bayar Utang Kampanye Pilgub Sulsel 2018

Komisi Pemberantasan Korupsi mendalami aliran suap Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah diduga untuk membayar utang dana kampanye.

Editor: Muh Hasim Arfah
TRIBUNNEWS
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan penyidik KPK mendalami aliran uang suap Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah 

TRIBUN-TIMUR.COM- Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) mendalami dugaan gratifikasi Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah diduga untuk membayar utang dana kampanye.

Saat ini, penyidik KPK mendalami uang dugaan gratifikasi Nurdin Abdullah kemana saja.

Apakah suap itu untuk digunakan membayar dana kampanye pada Pilgub Sulsel 2018 lalu?

"Biar itu menjadi tugas penyidik untuk mendalami uang itu untuk apa saja, apakah misalnya lari karena biaya kampanyenya sangat besar dia dapat sponsor dari pengusaha lokal setempat," ucap Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Berita ini telah terbit di Antara dengan judul berita KPK dalami dugaan korupsi Nurdin Abdullah untuk bayar utang kampanye.

Ia menduga Nurdin Abdullah memberikan kontrak proyek kepada rekanan yang mendukungnya atau pernah menjadi tim kampanyenya saat pencalonannya sebagai gubernur Sulawesi Selatan.

Nurdin Abdullah pernah menjadi bupati Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Dalam Pilgub Sulsel 2018 Nurdin Abdullah berpasangan Andi Sudirman Sulaiman diusung PDI Perjuangan, PAN, dan PKS.

Pasangan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman dinyatakan sebagai pemenang dengan perolehan suara 1.867.303 suara (43,87 persen).

"Sehingga merasa punya kewajiban untuk membayar utang itu tadi dengan berikan kontrak proyek kepada rekanan yang mungkin mendukungnya atau tim kampanye yang bersangkutan tetapi semua pasti akan didalami di tingkat penyidikan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved