Breaking News:

Penembakan di Cengkareng

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Turun Tangan di Kasus Polisi Tembak TNI di RM Cafe, 5 Perintah

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun tangan di kasus polisi tembak TNI di RM Cafe, lihat 5 perintahnya.

HANDOVER
Brigadir Cornelius Siahaan (kanan) dan KTA Pratu Martinus Riski Kardo Sinurat (kiri). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun tangan di kasus polisi tembak TNI di RM Cafe, lihat 5 perintahnya. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun tangan di kasus polisi tembak TNI di RM Cafe, lihat 5 perintahnya.

Ujian berat bagi Jenderal Listyo Sigit Prabowo di awal masa jabatannya.

Seorang polisi mabuk dan menembak anggota TNI beserta 3 warga sipil.

Anggota TNI dan 2 warga sipil tewas.

Terkait dengan kasus ini, Kapolri menerbitkan surat telegram yang berisi instruksi pencegahan penyalahgunaan senjata api oleh anggota polisi.

Instruksi tersebut terkait dengan kasus penembakan oleh Brigadir Cornelius Siahaan di RM Cafe, Cengkareng, Jakarta Barat, yang menyebabkan tiga orang tewas dan satu luka.

Tiga korban tewas yakni anggota TNI bernama Pratu Martinus Riski Kardo Sinurat, Feri Saut Simanjuntak selaku pelayan kafe, Manik selaku kasir kafe.

Lewat surat telegram, Kapolri meminta peristiwa itu tidak terulang lagi.

Surat telegram nomor ST/396/II/HUK.7.1./2021 itu ditandatangani Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono atas nama Kapolri, tertanggal 25 Februari 2021.

Surat ditujukan kepada seluruh Kapolda.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved