Breaking News:

Penanganan Covid

Pembatasan Kegiatan di Soppeng Kembali Diperpanjang

Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Soppeng kembali memperpanjang pembatasan sosial

Pemkab Soppeng
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Soppeng kembali memperpanjang pembatasan sosial seusai rapat koordinasi dan evaluasi, Kamis (11220201) lalu. 

TRIBUNSOPPENG.COM, WATANSOPPENG - Penegakan protokol kesehatan di Kabupaten Soppeng belakangan ini menuai sorotan publik.

Meski disorot, Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Soppeng kembali memperpanjang pembatasan sosial seusai rapat koordinasi dan evaluasi, Kamis (11/2/20201) lalu.

Menurut Dandim 1423/Soppeng, Letkol Inf Richard M Butarbutar, yang juga merupakan Ketua harian Satgas Covid-19, memilik target membuat Kabupaten Soppeng menjadi zona hijau.

"(Kita) optimis bahwa Soppeng akan kembali ke zona hijau sebelum April 2021. Selain itu, pembatasan perbatasan harus dipertegas dan dijalankan dengan maksimal, agar apa yang diharapkan bisa benar-benar tercapai yaitu Soppeng kembali ke zona hijau," katanya.

Saat ini, kasus Covid-19 di Kabupaten Soppeng mencapai 1.158 kasus terkonfirmasi, dengan total pasien yang sembuh 1.112 atau 96%. Sementara, yang masih menjalani perawatan dan isolasi di rumah sakit ada 14 orang atau 1,21%, yang menjalani isolasi mandiri 10 orang atau dibawah 1%, dan total yang meninggal dunia 22 orang atau 1,9%.

Sebelumnya, sejumlah pengusaha warung kopi mengeluhkan pembatasan aktivitas yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Soppeng.

Sebab, penghasilan mereka betul-betul berkurang akibat kebijakan itu.

Sejumlah pemilik usaha di Soppeng mengeluhkan pembatasan operasional warkop dan warung makan. Pelaku UMKM, Andi Yusran mengatakan, masalah yang dialami adalah persoalan kecil.

Namun karena adanya miss komunikasi sehingga tak tersampaikan dengan baik.

Sementara Akbar Afandi menyayangkan kenapa hanya Soppeng sedangkan tetangga kabupaten tidak seketat ini.

Begitupula dengan Ardi Idol. Ia berharap agar keresahan dan kegelisah cepat berlalu karena belum adanya ketentuan waktu.

"Semoga keadaan bisa pulih dan kedepan bisa menjadi pusat kuliner di Soppeng melalui kerjasama pihak terkait," katanya.

Selain pelaku UMKM dan pengusaha warkop, masyarakat umum juga menyoroti sikap Satgas yang menegakkan protokol kesehatan tapi abai menerapkan protokol kesehatan. (*)

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. Tribun-timur.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak)

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved