Breaking News:

Tribun Parepare

Corona, Pengangguran dan Orang Miskin di Parepare Meningkat

peningkatan warga miskin dan pengangguran dipengaruhi oleh situasi ekonomi dan pembatasan aktivitas

TRIBUN TIMUR/DARULLAH
Kepala BPS Kota Parepare, Guruh Wahyu. 

TRIBUNPAREPARE.COM, PAREPARE - Salah satu dampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yaitu meningkatnya angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Parepare, Sulsel.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Parepare, merilis ada peningkatan pengangguran dan kemiskinan sejak tahun 2019 hingga 2020.

"Tingkat pengangguran di Kota Parepare pada tahun 2019 yaitu 6,17 %, ada peningkatan di banding tahun 2020 yaitu 7,14 %," kata Kepala BPS Kota Parepare, Guruh Wahyu, Jumat (12/2/2021)

"Begitupun dengan angka kemiskinan. Pada tahun 2019 warga miskin berjumlah 7.620 jiwa atau 5,26 %. Pada tahun 2020 tambah naik, dengan jumlah 7.960 jiwa atau 5,44 %," ungkapnya.

Menurut Guruh Wahyu, peningkatan warga miskin dan pengangguran dipengaruhi oleh situasi ekonomi dan pembatasan aktivitas masyarakat selama pandemi Covid-19. 

"Sehingga warga yang rentan miskin jadi miskin berulan. Serta terjadi pengurangan usaha dan pemutusan kerja," ujar Wahyu.

"Struktur ekonomi Kota Parepare bergantung pada layanan jasa, seperti kesehatan, perbankan dan pariwisata. Karena itu, kebijakan pemerintah mesti dipacu," pungkasnya. 

"Karna hal ini dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah," imbuhnya.

Sebelumnya, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan bahwa Pemerintah daerah saat ini telah melakukan langkah prioritas bagi pengembangan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. 

Salah satunya percepatan pekerjaan fisik demi menunjang ekonomi para buruh dan pelaku usaha.

Halaman
12
Penulis: Darullah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved