Tribun Eduksi
Mengenal Tari Gong atau Tari Kancet Ledo dari Kaltim
Tari Gong berasal dari Kalimantan Timur, merupakan salah satu tari tradisional suku Dayak.
Penari yang menarikan tari tersebut melakukan gerakan-gerakan yang sederhana dan mudah.
Dilansir dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), bentuk pertunjukkan tari Gong ditekankan pada elemen gerak, musik tari, rias dan busana, property, waktu serta tempat pertunjukan.
Instrumen yang digunakan dalam mengiringi tari Gong menggunakan musik Sapeq Daak Tubun Situn.
Kostum tari Gong
Busana yang digunakan penari Gong adalah baju manik, Taah atau Rok manik, bulu burung enggang.
Kemudian Tajog atau Bulu burung Enggang yang diletakkan di atas topi, teilbeg, kalung, anting.
Bahan tata busananya terbuat dari manik-manik dan penari dituntut untuk bisa menjaga keseimbangan dalam bergerak di atas Gong, gerak tari yang lemah lembut dengan bentuk gerak yang sederhana.
Fungsi tari Gong
Tarian khas masyarakat Dayak tersebut merupakan sebagai sarana ritual untuk proses upacara Dangai.
Sebagai sarana ungkapan syukur masyarakat atas panen yang berlimpah.
Fungsi Tari Gong sebagai sarana hiburan untuk memeriahkan acara perkawinan dan penyambutan tamu.
Fungsi sebagai sarana tontonan untuk menambah uang kas sanggar tari dan memperkenalkan budaya Dayak melalui pariwisata.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tari Gong, Tari Tradisional Khas Kalimantan Timur", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2021/02/07/130500369/tari-gong-tari-tradisional-khas-kalimantan-timur?page=all.
Penulis : Ari Welianto