Breaking News:

Fachmi Idris: BPJS Kesehatan Surplus Rp 18,7 Trililun di Tahun 2020

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris melalui Konferensi Pers Kondisi DJS Kesehatan Program JKN-KIS tahun 2020 melalui zoom

Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/SUKMAWATI
Konferensi Pers Kondisi DJS Kesehatan Program JKN-KIS tahun 2020 secara nasional melalui zoom, Senin (8/2/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - BPJS Kesehatan berupaya memastikan kecukupan pembiayaan Program JKN-KIS.

Hal ini dilakukan agar melalui program ini masyarakat tidak terhambat dalam mengakses layanan kesehatan. 

Sampai akhir tahun 2020, pendanaan program ini terhitung cukup bahkan cashflow/arus kas DJS Kesehatan mulai surplus dan kondisi keuangan berangsur sehat.

Demikian disampaikan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris melalui Konferensi Pers Kondisi DJS Kesehatan Program JKN-KIS tahun 2020 melalui zoom, Senin (8/2/2021).

Ia mengatakan, kondisi keuangan DJS Kesehatan yang berangsur sehat.

Buktinya, BPJS Kesehatan mampu membayar seluruh tepat waktu 
kepada seluruh fasilitas kesehatan.

Termasuk, penyelesaian pembayaran atas tagihan tahun 2019. 

"Data unaudited mencatat, setelah dilakukan pembayaran kepada seluruh fasilitas 
kesehatan (faskes), posisi per 31 Desember 2020, DJS Kesehatan memiliki saldo sebesar Rp18,7 Triliun," katanya.

Melalui tata kelola yang andal, Program JKN-KIS diharapkan mulai membentuk dana cadangan teknis untuk memenuhi persyaratan tingkat kesehatan keuangan DJS Kesehatan sesuai regulasi.

“Tentu untuk prediksi kondisi DJS Kesehatan ke depan, terlebih di masa pandemi Covid-19, kita akan terus pantau," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved