Breaking News:

Wisata Sulsel

Lokasi Pembuatan Pinisi Tana Beru Kini Miliki Masjid untuk Wisatawan

-Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah melihat langsung pembuatan kapal Pinisi Kelurahan Tana Beru, Bulukumba

HUMAS PEMPROV SULSEL
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah melihat langsung pembuatan kapal Pinisi, di Galangan Kapal Pinisi Kelurahan Tana Beru, Kecamatan Bontobahari, Rabu (322021). NA sekaligus meresmikan masjid Al Muslimin yang disediakan pengusaha pembuatan kapal pinisi Rusdi Mulyadi, yang akrab disapa Haji Ulli, untuk digunakan wisatawan untuk beribadah. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah, berkunjung ke salah satu daerah di Bulukumba untuk melihat langsung pembuatan kapal Pinisi, di Galangan Kapal Pinisi Kelurahan Tana Beru, Kecamatan Bontobahari, Rabu (3/2/2021).

NA sekaligus meresmikan masjid Al Muslimin yang disediakan seorang pengusaha pembuatan kapal pinisi Rusdi Mulyadi, yang akrab disapa Haji Ulli, untuk digunakan wisatawan untuk beribadah.

Masjid ini telah digunakan selain kegiatan ibadah salat, juga untuk pelayanan ummat. Seperti pusat kajian tahfizh penghafal Quran, kajian kitab, pengajian dan juga komunitas sedekah ummat Jariyah Peduli.

"Kami mengapresiasi, ini sangat bermanfaat bagi pengunjung yang datang ke sini," kata NA via rilisnya, Kamis (4/2/2021).

Rusdi Muliadi mengatakan, lokasi ini telah menjadi objek kunjungan yang didatangi oleh ratusan wisatawan setiap harinya. 

"Karena ini sudah menjadi kunjungan wisata di sini, seandainya tidak Covid-19, non stop tamu yang datang setiap hari. Rata-rata datang pengunjung muslim, mencari mana yang lebih dekat lokasi untuk salat. Kami biasa mempersilahkan salat di rumah," jelasnya.

Kemudian muncul gagasan untuk menggunakan tanah peninggalan orang tuanya (Haji Muslim Baso) untuk dibangun masjid. Kemudian meminta kesepakatan saudaranya yang lain, dengan niat pahalanya untuk orang tua mereka.

Masjid ini memiliki luas ruang masjid 5 meter x 5 meter dengan teras luas untuk aktivitas lainnya. Fasilitasnya juga dimanfaatkan oleh mahasiswa yang belum aktif masuk belajar di kelas.

Sebanyak 18 tahfidz dibimbing di masjid, dan salah satu rumah Rusdi Muliadi digunakan sebagai asrama.

Pengelola dan pengurus masjid, Ustadz Arham, menjelaskan, selain program tahfidz yang ada di masjid tersebut, juga memiliki banyak kegiatan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved