Usai Mensos Tri Rismaharini Blusukan, Hal Buruk Timpa Doni Sekeluarga, Anaknya Malu! Kok Bisa?
Usai Mensos Tri Rismaharini blusukan, hal buruk timpa Doni sekeluarga, anaknya malu! Kok bisa?
Anaknya malu karena ayahnya disebut melakukan pencitraan menjadi pemulung dan bertemu Risma.
Padahal, pemulung itu orang yang berbeda.
Anak Doni, Deri Setiadi (19) menceritakan bullying yang ia terima.
Di lingkaran pertemanannya, ayah Doni menjadi sorotan.
“Di komentar-komentar begitu. Mengejek. Kok jualan gitu, aktingnya jago. Di Twitter bilang jago setting. Padahal itu orang ngga tau kebenarannya,” ujar Deri saat ditemui bersama Doni.
Doni mengaku menyayangkan adanya unggahan yang mengaitkan toko miliknya dengan pemulung yang ditemui Risma.
Ia membantah sosok gelandangan dalam twit @Andhy_SP211 adalah dirinya.
“Bahwasanya itu pemulung (gelandangan) itu berstatus jual bingkai itu tidak benar. Pedagang aslinya saya,” ujar Doni saat ditemui, Kamis (7/1/2021) siang.

Ia menyebutkan, sosok pemulung yang di dalam foto tersebut bernama Nur Saman.
Nur Saman diakui sebagai teman sekaligus tetangganya.
“Yang (pemulung) ditemui (Risma) itu bukan berstatus seorang pedagang foto Bung Karno. Makanya saya enggak terima itu,” tambah Doni mengatakan.
Nur Saman saat itu sedang duduk di pinggir Kali Minangkabau.
Ia berada sekitar 50 meter dari toko poster dan bingkai Bung Karno serta warung es kelapa muda yang disebut Adhe Idol dalam unggahan Facebook.
Di sekitar Nur Saman, ada barang-barang seperti botol air mineral, terpal, potongan-potongan ban dalam, buku, tas, koper, dan korek api.
Ia sedang duduk dan memperbaiki sebuah sandal sembari merokok.