Breaking News:

Tribun Luwu Timur

Bocah 5 Tahun di Wasuponda Luwu Timur Dicabuli di Pondok Merica, Pelakunya Belum Ditangkap

Bocah berumur lima tahun berinisial DS menjadi korban pencabulan di pondok kebun lada (merica) di Desa Tabarano, Kecamatan Wasuponda

Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi pencabulan anak (Shutterstock) 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Bocah berumur lima tahun berinisial DS menjadi korban pencabulan di pondok kebun lada (merica) di Desa Tabarano, Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Jumat (18/12/2020).

Pelakunya diduga seorang kakek biasa disapa Nene Uban warga Desa Wawondula, Kecamatan Towuti, Luwu Timur.

Sementara korban adalah warga Desa Lioka, Kecamatan Towuti.

Ibu korban inisial RS menceritakan putrinya dicabuli di pondok merica milik pelaku di Desa Tabarano, Kecamatan Wasuponda pada Jumat 18 Desember 2020. 

RS melanjutkan, di hari itu, anaknya ikut bersama neneknya ke kebun merica milik Nene Uban ini. Nenek korban adalah buruh di kebun merica pelaku.

Korban kemudian ditinggal di pondok karena neneknya mau bekerja. Kemudian datanglah pelaku lalu membawa korban masuk ke dalam pondok.

"Di dalam pondok, putri saya dicabuli," kata RS kepada TribunLutim.com, Rabu (6/1/2021).

Korban juga mengaku kalau si pelaku membuka celana korban lalu memasukkan jari pelaku ke kemaluan korban di dalam pondok.

Setelah kejadian, korban sempat mengeluh kepada neneknya karena kemaluan korban sakit pasca dicabuli.

Nenek korban tidak langsung melaporkan keluhanya cucunya itu ke ibunya. Beberapa hari kemudian baru nenek korban melaporkan keluhan cucunya itu ke ibunya.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved