Soeprapto Budi Santoso
Mentan SYL Kenang Sahabat, Siapa Minum Air PDAM Makassar dari Bili-bili, Ada Tangan Prapto di Sini
Inilah Kenangan SYL dengan Soeprapto Budi Santoso, almarhum Soeprapto Budi Santoso sahabat dekat Syahrul Yasin Limpo wafat karena Covid-19
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Duka mendalam dirasakan Syahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian RI atas wafatnya sahabat sekaligus teman seperjuanganya, Seoprapto Budi Santoso.
Syahrul YL menumpahkan kesedihannya saat malam takziah yang digelar keluarga almarhum via zoom Sabtu (26/12/2020) tadi malam.

Ratusan kerabat almarhum hadir.
Termasuk pejabat dan mantan pejabat Pemprov Sulsel. Ada juga komunitas seniman hingga kerabat dekat.
"Terima kasih atas perhatian dan kehadirannya. Keluarga Besar Pak Soeprato menyampaikan terimakasih atas apresiasnya. Sekali lagi Covid-19 itu ada di tengah kita," kata anak almarhum, Ina Maharani.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menghadiri malam takziyah Almarhum Soeprapto Budi Santoso via Zoom, Sabtu (26/12/2020).
Dalam sambutannya, SYL menyampaikan bahwa almarhum merupakan teman dengan hati yang baik.
"Almarhum merupakan seorang teman yang baik hatinya. Sehingga kepergiannya tentu menjadi kehilangan besar bagi banyak orang," ujarnya.
Ia mengenang, bahwa Soeprapto Budi Santoso juga merupakan orang yang sangat peduli kepada siapapun.
"Pak Budi juga merupakan orang yang sangat peduli terhadap siapapun. Dan semoga hal inilah yang akan mengantar beliau mendapat tempat terbaik disisi-Nya," tuturnya.
SYL juga menekankan, sebagai pejabat mantan kadis PSDA Sulsel ini selalu menjalankan tugas dengan baik.
Bahkan pernah mengelola anggaran hingga Rp 2 triliun dan semuanya lancar.
"Tidak adalah masalah, termasuk saat memimpin CPI. Ibaratnya berjalan di atas air tapi tidak pernah air terpercik mengenai celana," tuturnya.
Syahrul mengenang salah hal bermanfaat yang pernah dikelola almarhum adalah Bendungan Bili-bili Kabupaten Gowa. Saat itu, almarhum salah satu penanggungjawab.
"Mengelola 2,1 triliun rupiah, tidak ada masalah di situ. Tidak ada yang masuk penjara di situ. Padahal banyak ornag terlibat. Kalau ada warga Makassar minum air PDAM dari Bili-bili, ada tangan Prapto di situ ada kebaikan Prapto di situ. Amal jariyahnya mengalir," kenang Syahrul.