Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Bawaslu Sulsel Khawatirkan Selayar dan Pangkep

Anggota Bawaslu Sulsel Asry Yusuf mengatakan, logistik pilkada sudah harus sampai ke TPS paling lambat

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/M FADLY
Anggota Bawaslu Sulsel Asry Yusuf (kiri) dan Keuangan dan Logistik Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Selatan (KPU Sulsel) Syarifuddin Jurdi 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pesta demokrasi lima tahunan menyisakan 2 hari lagi. Yang jadi perhatian Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel tidak hanya potensi kecurangan yang dilakukan pasangan calon di masa tenang, tetapi kesiapan KPU di 12 kabupaten/kota.

Anggota Bawaslu Sulsel Asry Yusuf mengatakan, logistik pilkada sudah harus sampai ke TPS paling lambat sehari sebelum pilkada.

"Setiap daerah memiliki ciri tersendiri untuk aspek kategori kerawanan," ujarnya.

Aspek kerawanan itu antara lain seperti distribusi logistik, pengiriman logistik dari percetakan ke gudang KPU, hingga TPS-TPS.

Menurutnya, distribusi logistik tersebut membutuhkan pengawalan, dan pengawasan hingga sampai ke TPS.

Untuk aspek distribusi logistik, kata Asry Bawaslu Sulsel menetapkan Kabupaten Kepulauan Selayar dan Pangkep sebagai daerah yang rawan. "Itu rawan dari aspek distribusi," kata Asry.

Asry mengatakan, distribusi logistik di dua kabupaten itu harus melewati medan lautan.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Divisi Perencanaan, Keuangan dan Logistik Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Selatan (KPU Sulsel) Syarifuddin Jurdi yang dihubungi berada di Tana Toraja mengatakan, distribusi kelengkapan di TPS hingga Alat Pelindung Diri (APD) serentak dilakukan di 12 kabupaten/kota.

"Saya di Tator bersama Polsek setempat melepas pengiriman logistik yang belum terkirimkan," ujarnya yang dihubungi, Senin sore.

Terkait daerah yang disebutkan Bawaslu, Syarifuddin mengatakan TPS di pulau terluar Pangkep, sudah berangkat sejak Jumat (4/12/2020) lalu.

"Begitu juga Selayar berangkat Sabtu (5/12/2020) ke pulau, Gowa juga sudah mulai distribusi di hari yang sama ke TPS terjauh. Lutra sudah berangkat Jumat lalu logistik APD-nya ke Seko dan Rampi. Yang lain sudah siap distribusi semua," jelas Syarifuddin.

Ia menjelaskan, ada empat logistik yang disiapkan pada Pilkada Serentak 2020.

Pertama, logistik non paslon terdiri dari kotak, bilik, sampul, segel, tinta dan kabel ties. Kedua, logistik paslon terdiri dari surat suara, formulir, template, DPC dan Buku panduan.

Ketiga, logistik alat kelengkapan TPS seperti tanda pengenal, karet pengikat surat suara, lem/perekat, plastik, ballpoint dan lainnya. Keempat logistik Alat Pelindung Diri (APD).

"Kita target semua tersalurkan ke TPS H-1. Intinya tak ada laporan terkait logistik bermasalah," jelas Syarifuddin.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved