Tribun Makassar

Tak lagi Pakai Gas Elpiji 3 kg, 16 UMKM Sulsel dapat Pinjaman Modal dari Pertamina

PT Pertamina (Persero) Regional Sulawesi, telah menyalurkan lebih dari Rp 6,8 Miliar bantuan modal ke Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).  

Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Sudirman
Ist
PT Pertamina (Persero) Regional Sulawesi, telah menyalurkan lebih dari Rp 6,8 Miliar bantuan modal ke Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).   

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- PT Pertamina (Persero) Regional Sulawesi, telah menyalurkan lebih dari Rp 6,8 Miliar bantuan modal ke Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).  

“Jadi melalui program pinky movement, Pertamina terus melakukan sosialisasi kepada UMKM untuk naik kelas menggunakan elpiji nonsubsidi Bright Gas agar pemanfaatannya tepat sasaran,” kata Sr Spv Communication & Relation Pertamina Sulawesi, Taufiq Kurniawan saat dikonfirmasi Tribun Timur, Senin (30/11/2020). 

UMKM yang bisa mengajukan program ini, seperti pedagang elpiji 3 kg, laundry hingga rumah makan.

“Semua usaha kecil yang masih menggunakan elpiji dalam proses usahanya dan mau beralih menggunakan elpiji no subsidi kita bantu naik kelas, atau mengembangkan usahanya menjadi lebih besar lagi,” ujar Taufik sapaan akrabnya. 

Khusus di wilayah Sulawesi Selatan, periode April hingga November sebanyak 16 UMKM telah mendapatkan bantuan modal dengan total lebih Rp 1,4 miliar.

”Untuk Sulsel sendiri, rerata usaha yang kita beri bantuan modal yaitu beberapa laundry dan rumah makan,” ungkapnya. 

Taufik menambahkan, ke depannya Pertamina terus bersosialisasi agar semakin banyak menerima manfaat dari program pinky movement. 

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus membantu pelaku UMKM. 

Pertamina memproyeksikan sebanyak 75 persen LPG 3 kilogram digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, 17 persen UMKM, dan sisanya 8 persen digunakan petani dan nelayan.

Heppy Wulansari, Pjs Vice President Corporate Communication Pertamina mengatakan, melalui program Pinky Movement, Pertamina mendorong usaha yang tidak lagi masuk dalam kategori usaha mikro untuk naik kelas menggunakan LPG nonsubsidi atau Bright Gas.

Selain itu, Pertamina juga akan memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menggunakan gas elpiji nonsubsidi. 

Salah satu bentuk apresiasi yang diberikan adalah fasilitas pinjaman untuk modal usaha dalam program Pinky Movement.

Pinky Movement merupakan program pinjaman modal usaha, yakni kepada UMKM outlet LPG untuk mengembangkan bisnis dengan menjual LPG nonsubsidi. 

Selain itu, ada juga UMKM pengguna LPG subsidi yang ingin beralih menggunakan LPG nonsubsidi maupun UMKM kuliner yang ingin mengembangkan bisnis dengan memanfaatkan LPG nonsubsidi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved