Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

FGD Covid-19, Keteladanan Pemimpin Kunci Sukses Penanganan Pandemi

Hadir langsung Peneliti Utama Riset Perubahan Perilaku Masyarakat Terkait Protokol Kesehatan 3M ITS, Ir Tri Ahmadi, Ph D. 

Tayang:
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/HASYIM ARFAH
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 bekerjasama dengan akademisi membuat Forum Discussion Group (FGD) Riset Perubahan Perilaku Masyarakat Terkait Protokol Kesehatan 3M di Provinsi Sulsel.  

Saat ini, PD pasar tetap berusaha dagang baik untuk menerapkan protokol kesehatan dengan bantuan pihak-pihak terkait misalnya satgas disisi lain kebutuhan ekonomi masyarakat khususnya di pasar juga terus didorong yang sempat anjlok diawal covid melanda.

dr Halik Malik, perwakilan IDI Sulsel, kemudian menyambung tanggapan Lutfi. Halik menjelaskan tingkat kesukaran memang dihadapi untuk tempat-tempat semacam pasar. 

Penegakan protokol 3M untuk tempat nonformal semacam pasar membutuhkan usaha dan keseriusan yang tinggi dari semua pihak, sehingga dukungan infrastruktur, peralatan pencegahan juga harus disupport oleh pemerintah sehingga benar-benar bisa maksimal. 

Saor Silitonga, M.Si (Kepala KPPN Makassar I) kemudian memberikan tanggapan bahwa untuk kantor-kantor pemerintahan, kementrian dan lembaga sebenarnya APBN terbuka lebar untuk penanganan covid. 

Selama covid, pemerintah membuka keran dengan mempermudah aturan sehingga kantor pemerintah, kementerian, dan Lembaga bebas mengalihkan dana mereka untuk penanganan covid selama bisa dipertanggung jawabkan dengan baik. Selain dukungan dana, Saor memberi contoh bahwa kantor-kantor pemerintah, kementerian, dan Lembaga terus mendukung penangan dan penuntasan covid. 

Protokol kesehatan 3M diterapkan dengan ketat, pemberlakuaan shift  bagi  pegawai dengan maksimal 20, 30, dan 50% dikantor, system pelayanan yang diubah ke online dll.

Diakhir sesi FGD Surveyor Riset Perubahan Perilaku Masyarakat Terkait Protokol Kesehatan 3M di Provinsi  Sulsel, Abdi Manab, SSi kemudian memberi sekilas pengalaman ketika mewawancarai responden memang ada yang tidak percaya covid dan menjalankan protokol kesehatan 3M hanya karena mengikuti aturan untuk memasuki kantor pelayanan karena dipersyaratkan, tapi ada juga responden yang percaya dan sangat mendukung usaha untuk penuntasan covid 19.

Banyak catatan-catatan penting dalan simpulan akhir dari FGD Riset Perubahan Perilaku Masyarakat Terkait Protokol Kesehatan 3M di Provinsi  SulSel. 

Edukasi dengan menginternalisasi kearifan lokal, Teladan (pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama) sangat dibutuhkan dalam proses perubahan perilaku masyarakat terkait protokol kesehatan, konsistenan pemerintah dalam tindakan pencegahan, dalam edukasi dan sosialiasi diharapkan melibatkan akademisi dan tokoh digarda terdepan bukan tentara ataupun polisi, dll.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved